Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaPolitikUsulan Pam Swakarsa Muncul, Publik Ingat Orde Baru

Usulan Pam Swakarsa Muncul, Publik Ingat Orde Baru

Energi Juang News, Jakarta-Beredarnya surat dari Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) membuat istilah Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) kembali mencuat ke permukaan.

Surat itu berisi instruksi agar kader GM FKPPI di seluruh wilayah Indonesia segera melaksanakan Pam Swakarsa. Instruksi itu merupakan tindaklanjut dari arahan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI.

Instruksi tersebut mencakup koordinasi dengan TNI, menggerakkan kader, melaksanakan Pam Swakarsa, menyusun laporan, serta menyampaikan hasilnya kepada pengurus pusat.

Kemunculan Pam Swakarsa  mengingatkan publik atas keberadaan praktik serupa pada masa Orde Baru, yang sarat kepentingan politik saat itu. Sebab, ajakan itu muncul di tengah menghangatnya situasi sosial-politik Tanah Air, pasca unjuk rasa yang berlangsung selama sepekan terakhir di berbagai wilayah di Tanah Air.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah membenarkan adanya surat instruksi GM FKPPI tersebut. Namun, ia menegaskan tidak ada perintah resmi dari TNI untuk mengaktifkan Pam Swakarsa secara nasional.

Menurut Freddy, yang dilakukan TNI melalui Aster Panglima TNI hanyalah sebatas ajakan agar masyarakat ikut berperan menjaga keamanan lingkungan.

“Saya sampaikan bahwa imbauan/ajakan TNI untuk ikut serta dalam pengamanan lingkungan sekitar, itu benar. TNI melalui Aster Panglima TNI mengajak organisasi kemasyarakatan, termasuk GM FKPPI, untuk ambil bagian dalam Pam Swakarsa dan berperan aktif membantu pengamanan wilayah,” kata Freddy, Selasa (2/9/2025).

Freddy menekankan, keterlibatan masyarakat dalam Pam Swakarsa tidak boleh dimaknai sebagai pengganti peran aparat keamanan.

Pam Swakarsa saat ini, kata dia, lebih pada bentuk sinergi dan kolaborasi antara warga, organisasi kemasyarakatan, TNI, dan Polri. “TNI mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga kondusifitas lingkungan masing-masing melalui kegiatan positif seperti imbauan, mendukung ketertiban, patroli/ronda, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca juga :  PAN Tegaskan Fokus Bekerja, Belum Bahas Prabowo-Gibran 2029

Kekhawatiran publik wajar Freddy tidak menutup mata bahwa sebagian masyarakat masih khawatir dengan istilah Pam Swakarsa karena asosiasi sejarahnya dengan politik di era Orde Baru.

“TNI melihat adanya kekhawatiran masyarakat terkait istilah Pam Swakarsa ini adalah sebagai hal yang wajar. Namun, perlu dipahami, konteks Pam Swakarsa saat ini berbeda dengan masa lalu,” ucap Freddy, Rabu (3/9/2025). Ia menegaskan, jika dulu Pam Swakarsa sering dikaitkan dengan kepentingan politik, maka saat ini Pam Swakarsa lebih dimaknai sebagai partisipasi sukarela masyarakat menjaga lingkungan.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttp://energijuangnews.com
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments