Energi Juang News, Jakarta- Google kembali memperbarui ekosistem kecerdasan buatannya lewat peluncuran versi terbaru platform coding berbasis agen otomatis. Pembaruan ini membawa sejumlah fitur baru yang menyasar kebutuhan pengembang, mulai dari aplikasi desktop hingga sistem kerja AI yang lebih fleksibel. Perusahaan juga memangkas harga paket premium AI untuk menarik lebih banyak pengguna.
Platform anyar tersebut memungkinkan pengguna menjalankan beberapa agen AI secara bersamaan dalam satu alur kerja. Pengguna juga bisa membuat subagen khusus dan mengatur tugas otomatis sesuai kebutuhan proyek.
Antigravity 2.0 Bawa Workflow AI Lebih Fleksibel
Google memperkenalkan Antigravity 2.0 sebagai pengembangan terbaru aplikasi coding agentic miliknya. Versi anyar ini hadir dengan aplikasi desktop, command line interface (CLI), serta software development kit (SDK) untuk mendukung alur kerja yang lebih kustom.
Lewat pembaruan tersebut, pengembang dapat mengatur beberapa agen AI sekaligus dalam satu proses kerja. Sistem ini dirancang untuk membantu otomatisasi tugas dan mempercepat pengembangan aplikasi.
Google juga menambahkan fitur penjadwalan tugas otomatis. Pengguna dapat membuat workflow yang berjalan tanpa perlu pengawasan manual secara terus-menerus.
Integrasi dengan Gemini dan Produk Google Makin Mudah
Antigravity 2.0 kini terhubung lebih mudah dengan berbagai layanan Google, termasuk Google AI Studio, Android, dan Firebase. Platform ini ditenagai model Gemini 3.5 Flash yang diklaim mampu memberikan respons lebih cepat dan efisien.
Selain itu, Google mulai menghadirkan dukungan perintah suara pada platform tersebut. Fitur ini memungkinkan pengguna memberi instruksi langsung tanpa perlu mengetik secara manual.
Langkah ini memperlihatkan upaya Google memperluas penggunaan AI ke berbagai produk dan layanan pengembang miliknya.
Paket AI Ultra Lebih Murah
Bersamaan dengan peluncuran Antigravity 2.0, Google turut memperkenalkan paket AI Ultra baru dengan harga US$100 per bulan. Paket tersebut menawarkan batas penggunaan AI yang lebih tinggi dibanding layanan sebelumnya.
Google juga memangkas harga paket AI tertinggi yang sebelumnya dibanderol US$250 menjadi US$200 per bulan. Penyesuaian harga ini dinilai sebagai strategi perusahaan untuk memperluas adopsi layanan AI premium di kalangan pengguna profesional dan pengembang.
Redaksi Energi Juang News



