Rabu, Mei 20, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaGangguan Makhluk Astral Dari Hutan Angker

Gangguan Makhluk Astral Dari Hutan Angker

Energi Juang News,Jogya-  Pengalaman mistis Diki,21 mahasiswa dari Jakarta ini terjadi saat dirinya berkemah bersama teman-temannya di sebuah bukit angker di Jogja. Peristiwa menyeramkan itu masih sangat membekas hingga sekarang karena penuh gangguan makhluk tak kasat mata.

Hari itu, sekitar dua tahun lalu, Diki bersama delapan orang temannya memutuskan untuk camping di sebuah bukit yang sedang populer di daerah pelosok Jogja. Mereka semua adalah sesama pendaki yang lama tidak bernyampul. Meski baru bertemu beberapa bulan sebelumnya, mereka tetap ingin menghabiskan waktu bersama sambil menikmati suasana akhir tahun yang dingin dan romantis.

Langit Jogja sore itu dipenuhi awan kelabu. Gerimis kecil turun sesekali, menciptakan suasana syahdu sepanjang perjalanan. Mereka berangkat menggunakan motor secara rombongan. Perjalanan sekitar satu jam terasa begitu singkat karena sepanjang jalan dipenuhi candaan dan tawa.

Sesampainya di lokasi camping, suasana makin ramai dan seru. Diki yang dikenal paling cerewet terus membuat suasana hidup. Namun di balik semua keseruan itu, ternyata ada sesuatu yang sejak tadi memperhatikan mereka dari kejauhan.

Diki memang memiliki kemampuan melihat makhluk tak kasat mata sejak kecil. Awalnya Diki mencoba mengabaikannya agar teman-temannya tidak takut. Namun sebuah kejadian kecil justru memicu gangguan yang lebih besar.

Salah satu temannya langsung berlari menuju sebuah ayunan kayu yang berada di pinggir bukit. Ia memang selalu ingin menjadi orang pertama mencoba sesuatu yang unik. Masalahnya, ayunan itu ternyata sudah ditempati sosok anak kecil perempuan berambut panjang dengan kepang dua dan mengenakan baju putih model lama. Menurut penglihatan Diki, muka sosok itu tampak bernanah dengan mata menggantung hampir lepas dari loban matanya, Dan tempat itu tercium bau amis yang menyengat hidung.

Baca juga :  Histeria Begu Ganjang Muara, Satu Keluarga Dibakar Hidup-Hidup

Temannya yang tidak menyadari keberadaan makhluk itu langsung duduk di ayunan. Seketika sosok anak kecil tadi tampak marah. Kepalanya berputar ke belakang sementara tubuhnya tetap menghadap depan. Setelah itu ia berlari menjauh dengan gerakan yang sangat menyeramkan.

Beberapa menit kemudian, sosok hitam tinggi tiba-tiba berdiri di sampingnya. Sepertinya makhluk itu sadar bahwa Diki bisa melihat keberadaannya. Di saat bersamaan, temannya yang tadi merebut ayunan malah bermain karet gelang dan menjepretkannya sembarangan.

Tanpa sengaja, karet itu mengenai sosok hitam di sampingnya hingga terpental. Anehnya, semua teman di sana melihat jelas karet itu memantul seperti mengenai benda keras, padahal tidak ada siapa-siapa di sekitar mereka.

Malam mulai tiba. Sebagian teman pergi sholat Maghrib sementara Diki menjaga tenda bersama dua orang lainnya. Saat itulah gangguan semakin nyata.

Tiba-tiba terdengar suara gaduh dari dalam tenda seperti ada seseorang yang sedang mengacak-acak barang. Kedua temannya langsung saling berpandangan karena mereka juga mendengar suara yang sama.

Diki mencoba tetap tenang lalu merebahkan diri di atas matras sambil membalas pesan dari ayahnya. Namun sesuatu yang lebih menyeramkan terjadi. Handphone-nya mendadak berpindah sendiri ke kamera depan tanpa disentuh sama sekali.

Saat layar kamera aktif, Diki melihat sosok pocong muncul tepat di belakangnya. Wajahnya sangat jelas di layar ponsel hingga membuatnya spontan berteriak.

Sosok pocong itu kemudian berpindah ke samping temannya. Ia seperti sengaja meneror mereka agar ketDikitan. Beruntung gangguan tersebut tidak berlangsung lama karena beberapa detik kemudian makhluk itu terbang dan menghilang begitu saja.

Mereka bertiga langsung masuk ke dalam tenda sambil menahan rasa tDikit. Pengalaman malam itu membuatnya sadar bahwa manusia harus tetap menjaga sikap dan sopan santun di tempat yang belum dikenal, terutama lokasi yang dianggap angker.

Baca juga :  Dibuntuti dari Gang Kuburan: Teror Gaib yang Menghantui Gadis Desa Geneng-Ngawi-Jawa Timur

Keesokan harinya mereka baru mengetahui bahwa bukit indah tersebut ternyata memiliki makam tua yang berada tidak jauh dari area camping. Tidak heran jika banyak pengunjung sering mengalami kejadian aneh di sana.

Sejak saat itu, Diki percaya bahwa manusia dan makhluk tak kasat mata hidup berdampingan. Selama kita menjaga ucapan dan perilDiki, mungkin mereka juga tidak akan mengganggu. Namun pengalaman mistis di bukit Jogja itu menjadi salah satu kejadian paling menyeramkan yang pernah Diki alami.

Redaksi Energi Juang News

 

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments