Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaPolitikDulu Pernah Sebut Jokowi Bodoh, Kini Orang Ini Jadi Jenderal Kehormatan

Dulu Pernah Sebut Jokowi Bodoh, Kini Orang Ini Jadi Jenderal Kehormatan

Energi Juang News, Jakarta- Bibit Waluyo adalah salah satu di antara sejumlah nama yang mendapatkan kenaikan pangkat istimewa atau jenderal kehormatan (HOR) dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Penganugerahan pangkat tersebut dilakukan Presiden di atas Kapal Markas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, pada Kamis (2/10/2025).

Namun, mungkin sedikit orang yang masih ingat, bila Bibit pernah menyebut Jokowi bodoh.

Profil Bibit Waluyo dan Karier Militer-Politiknya

Bibit Waluyo, merupakan purnawirawan TNI yang lahir di Klaten, Jawa Tengah, 5 Agustus 1949.

Ia adalah lulusan Akademi Militer (AKABRI Darat) Magelang yang lulus tahun 1972.
Bibit Waluyo pensiun dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal (Letjen) sebelum kemarin dianugerahi pangkat Jenderal Kehormatan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Jenderal Kehormatan adalah pangkat militer tertinggi yang diberikan secara simbolis kepada seseorang sebagai bentuk penghargaan, meskipun orang tersebut tidak menjalani karier militer hingga mencapai pangkat tersebut secara struktural.

Bibit Waluyo banyak menghabiskan masa dinasnya di berbagai kesatuan Kostrad, sejak 1972–2008.
Jabatan penting:

– Panglima Kodam IV/Diponegoro (1999–2000)
– Panglima Kodam Jaya (2001–2002)
– Panglima Kostrad (2002–2004)
Karier Politik
– Gubernur Jawa Tengah: 2008–2013
– Wakil gubernur: Rustriningsih
– Partai politik: Independen (dulu PDIP 2008–2013)
– Program unggulan: Bali Ndeso Mbangun Deso – kembali ke desa dan membangun desa

Polemik Bibit Waluyo dan Jokowi soal Mal Saripetojo Solo

Ketika Bibit menjabat Gubernur Jawa Tengah, ketegangan sempat terjadi antara dia dengan Jokowi. Ketegangan itu diakibatkan polemik pembangunan mall di Solo dengan menempati salah satu bangunan kuno Pabrik Es Saripetojo.
Saat itu, terlontar pernyataan dari Bibit yang kala itu Gubernur Jawa Tengah, mengatakan Jokowi sebagai seorang yang bodoh.

Baca juga : Gelar Kehormatan Unas Untuk Fadli Zon: Ketundukan Intelektual terhadap Rezim

“Wali kota Solo (Jokowi) itu bodoh, kebijakan Gubernur kok ditentang. Memang Solo itu masuk wilayah mana? Siapa yang mau membangun?” kata Bibit Waluyo saat itu

Bibit Waluyo kesal karena Jokowi menolak rencana pembangunan mal di atas lahan bangunan kuno bekas Pabrik Es Saripetojo yang berlokasi di Purwosari, Laweyan.
Padahal, Bibit selaku gubernur sudah menyetujui rencana tersebut.
Jokowi saat itu yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, menentang pembangunan mall di Kota Solo.

Apalagi mengubah bangunan bersejarah seperti Pabrik Es Saripetojo. Perang dingin antara kedua tokoh tersebut terjadi pada tahun 2011.

Menurut Jokowi, jika dibangun mal, rakyat kecil yang sudah puluhan tahun berdagang di kawasan itu akan tersingkir dan kehilangan penghasilan.

“Kami ingin membatasi keberadaan mal di Solo karena kami harus memikirkan keberadaan pasar tradisional,” kata Jokowi saat itu.

Pada April 2023, Bibit Waluyo meminta maaf kepada masyarakat Solo dan berharap semua pihak melupakan polemiknya dengan Jokowi.

“Sudahlah, lupakan saja. Yang sudah ya sudah. Maaf kalau saya salah, terima kasih telah dikoreksi,” ujar Bibit saat itu.

Daftar Lengkap Penerima Pangkat Jenderal Kehormatan dari Presiden Prabowo

11 Nama penerima pangkat istimewa
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada sejumlah perwira tinggi TNI yang dinilai telah memberikan jasa dan pengabdian terbaik sepanjang karier militernya.

“Selama pengabdian mereka dalam dinas kemiliteran, mereka telah berbuat yang sangat berguna bahkan melebihi panggilan tugas. Untuk itu saya mendapat kehormatan hari ini memberi penghargaan tersebut,” ujarnya.

Adapun penerima pangkat istimewa tersebut, yaitu:

1. Letnan Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri berupa Jenderal TNI Kehormatan;
2. Letnan Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo berupa Jenderal TNI Kehormatan;
3. Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan berupa Laksamana TNI Kehormatan;
4. Laksamana Madya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman berupa Laksamana TNI Kehormatan;
5. Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto berupa Marsekal TNI Kehormatan;
6. Mayor Jenderal TNI (Purn) Lodewyk Pusung berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
7. Mayor Jenderal TNI (Purn) Untung Budiharto berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
8. Mayor Jenderal TNI (Purn) Dadang Hendrayudha berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
9. Mayor Jenderal TNI (Purn) Surawahadi berupa Letnan Jenderal TNI Kehormatan;
10. Marsekal Muda TNI (Purn) Bonar H. Hutagaol berupa Marsekal Madya TNI Kehormatan; dan,
11. Kolonel Inf (Purn) Restu Widiyantoro, MDA. berupa Brigadir Jenderal TNI Kehormatan.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments