Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
BerandaSainsMeteor Jatuh di Cirebon? Ini kata BRIN

Meteor Jatuh di Cirebon? Ini kata BRIN

Energi Juang News, Cirebon– Warga Cirebon, Jawa Barat, dikejutkan dentuman keras dan bola api di langit, Ahad malam, 5 Oktober 2025. Fenomena ini memunculkan dugaan adanya meteor jatuh.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati, Majalengka, langsung menelusuri peristiwa tersebut. Kepala Tim Prakiraan BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, menjelaskan suara ledakan bisa muncul dari banyak faktor, seperti petir, gempa, maupun longsor.

Namun, Syifaul menegaskan cuaca di Cirebon saat kejadian tercatat cerah berawan. “Berdasarkan citra satelit, tidak ada awan konvektif yang biasanya memicu sambaran petir,” ujarnya.

Meski begitu, BMKG menegaskan pihaknya tidak memiliki instrumen khusus untuk memantau benda luar angkasa. “Soal meteor atau objek antariksa menjadi kewenangan BRIN,” kata Syifaul.

Peneliti astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, membenarkan menerima laporan dugaan meteor jatuh. Informasi awal berasal dari video viral bola api melesat di langit Cirebon, disertai rekaman kobaran api di tepi jalan tol.

Awalnya, Thomas menilai informasi tersebut belum cukup untuk memastikan. Namun, setelah mengumpulkan kesaksian warga dan rekaman CCTV, ia menyimpulkan objek tersebut memang meteor berukuran cukup besar.

“Kesaksian warga menyebut dentuman keras terdengar di Kuningan dan Cirebon, sekitar pukul 18.35 WIB. Saya simpulkan itu meteor,” ujar Thomas.

Menurutnya, suara dentuman muncul ketika meteor menembus atmosfer bawah, menimbulkan gelombang kejut yang terdengar masyarakat. Peristiwa ini juga sempat terekam sensor BMKG.

Namun, Thomas menegaskan meteor tersebut tidak jatuh ke daratan sebagaimana spekulasi di media sosial. “Benda langit itu jatuh di Laut Jawa, bukan di darat,” tegasnya.

Fenomena meteor jatuh kerap menimbulkan spekulasi publik, terutama saat beredar video viral. BRIN meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebarkan kabar sebelum ada kepastian ilmiah.

Baca juga :  Bulan Depan, Kecepatan Rotasi Bumi Diprediksi Meningkat

Peristiwa ini sekaligus mengingatkan bahwa Indonesia berada di jalur lintasan benda langit. Walau jarang menimbulkan kerusakan, dampaknya bisa terasa, seperti suara dentuman, cahaya terang, atau gelombang kejut.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments