Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
BerandaHiburanMeninggal Dunia, Ayah Jerome Polin Ternyata Seorang Pendeta

Meninggal Dunia, Ayah Jerome Polin Ternyata Seorang Pendeta

Energi Juang News, Surabaya- Ayah influencer Jerome Polin, Marojahan Sijabat, meninggal dunia di Surabaya pada Kamis (30/10/2025).

Sebelum Marojahan meninggal, sang anakJerome Polin sempat membagikan kabar tentang ayahnya yang  kritis di rumah sakit.

“Teman-teman, tiba-tiba Papaku hari ini drop dan lagi dalam kondisi kritis. Mohon doanya supaya bisa kuat dan sembuh,” tulis Jerome melalui Instagramnya, @jeromepolin.

Akan tetapi, pada Kamis sore, ayah Jerome Polin tersebut tutup usia. Jerome telah mengonfirmasi hal tersebut dengan pesan singkat di Instagram Story-nya.

“Selamat jalan, Papa. Jaga Kami dari sana, ya,” tulis Jerome.

Kakak Jerome, Jehian Sijabat, juga telah mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui akun Instagramnya.

“Sekarang, Papa dan Tuhan sudah berjumpa,” tulisnya.

Marojahan Sijabat dikenal sebagai seorang pendeta berdarah Batak di wilayah Surabaya. Ia merupakan pendeta yang melayani jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Darmo Satelit, Surabaya.

Di gereja tersebut, Marojahan rutin memimpin jalannya khotbah. Ia juga kerap terlibat dalam pembinaan rohani untuk anak usia remaja.

Namanya mulai dikenal publik secara luas seiring semakin dikenalnya anak Marojahan, Jerome Polin. Sang anak, yang menapaki jalan sebagai YouTuber, dikenal lewat konten-konten seputar matematika.
Jerome merupakan anak kedua dari Marojahan. Selain Jerome, Marojahan memiliki dua anak lainnya, yakni anak sulung bernama Jehian Panangian Sijabat dan anak bungsu bernama Jesferrel Porman Sijabat.

Marojahan dikaruniai tiga anak tersebut setelah memperistri Chrissie Rahmeinsa pada 1995 silam. Keluarga ini dikenal sebagai keluarga yang religius hangat.
Baik Jerome Polin maupun Marojahan sendiri, mereka kerap membagikan momen kebersamaan melalui akun Instagram mereka.

Sebagai pendeta, Marojahan juga dikenal memiliki fokus pada pembinaan generasi muda. Ia menaruh banyak keyakinan kepada generasi muda masa kini.

Di halaman profil akun Instagramnya, @mahojahan_sijabat, ia menulis biodata sebagai pendeta yang berfokus pada isu kaum muda dan hubungan rumah tangga.
Namun, kepiawaiannya dalam berkhotbah tidak hanya ia gunakan untuk menjalani pelayanan di gereja.

Dalam banyak unggahan di Instagram-nya, Marojahan kerap membagikan momen ketika dirinya menjadi pembicara dan motivator dalam seminar yang diikuti oleh anak-anak muda.
Dalam sesi-sesi seminar itu, Marojahan tidak hanya membahas isu religiusitas, tetapi juga pengembangan diri para kaum muda masa kini.

Dalam beberapa sesi ketika menjadi pembicara, Marojahan juga pernah satu panggung dengan anaknya, Jerome Polin, dalam sebuah acara seminar pengembangan diri.

Mengenai pengembangan diri anak-anak muda ini, ia memiliki tagline sendiri, yakni “shape the future today” atau “bangun masa depan dari hari ini”.

Marojahan juga kerap membagikan motivasi-motivasi terkait pengembangan diri bagi anak muda melalui akun YouTube pribadinya.

Pada Kamis, 30 Oktober 2025, Marojahan berpulang, meninggalkan ketiga anaknya dan istrinya. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit National Hospital Surabaya setelah mendapatkan perawatan medis yang intensif.

Jenazah mendiang Marojahan kemudian akan disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Taman Sidoarjo, Jawa Timur.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments