Sabtu, Mei 23, 2026
spot_img
BerandaHiburanRatu Sofya Disomasi, Ibunda Bantah Ada Paksaan

Ratu Sofya Disomasi, Ibunda Bantah Ada Paksaan

Energi Juang News, Jakarta- Polemik yang melibatkan aktris muda Ratu Sofya dan rumah produksi HAS Pictures terus menjadi sorotan publik. Perseteruan muncul setelah sang aktris menolak terlibat dalam promosi film Dosa Penebusan atau Pengampunan dan mengungkap ketidaknyamanannya saat menjalani beberapa adegan dalam film tersebut.

Pihak keluarga kini angkat bicara untuk meluruskan berbagai tudingan yang berkembang di media sosial, termasuk soal dugaan paksaan dari orang tua demi keuntungan finansial.

Ibunda Jelaskan Awal Persetujuan Film

Ibunda Ratu Sofya, Intan Masthura, membantah keras tudingan bahwa putrinya dipaksa mengambil proyek film demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ia menegaskan keputusan menerima film dilakukan setelah ada penjelasan detail dari pihak produksi.

Menurut Intan, suaminya sempat menolak tawaran film tersebut usai membaca sinopsis karena terdapat adegan intim. Namun, pihak produksi kemudian menjelaskan bahwa adegan tertentu akan menggunakan body double.

“Awalnya papanya memang tidak setuju. Tapi setelah dijelaskan kalau hanya gambaran cerita dan ada body double, akhirnya dipertimbangkan lagi,” ujar Intan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).

Ia mengatakan pihak rumah produksi juga telah memaparkan konsep film secara terbuka saat konferensi pers sebelum proses syuting dimulai. Setelah mendapat penjelasan itu, keluarga akhirnya memberikan izin.

Selain faktor teknis, keluarga juga menilai cerita film memiliki pesan moral yang baik. Hal tersebut menjadi salah satu alasan Ratu Sofya tetap mengambil proyek tersebut.

Intan juga mengaku memiliki dokumentasi selama proses konferensi pers hingga syuting berlangsung. Ia menyebut bukti tersebut menunjukkan tidak ada unsur pemaksaan terhadap putrinya.

HAS Pictures Klaim Sudah Transparan

Perwakilan HAS Pictures, Reza Aditya, mengatakan tim produksi sejak awal sudah berhati-hati membahas adegan intim dalam film tersebut.

Baca juga :  Nunung Ungkap Alasan Menolak Tinggal di Rumah Sule

Ia menyebut proses komunikasi dilakukan sejak tahap casting. Bahkan, menurut Reza, Ratu Sofya disebut sangat ingin terlibat dalam proyek itu dan berjanji akan meyakinkan keluarganya.

“Casting director justru menyampaikan kalau dia sangat ingin bermain di film ini dan akan meyakinkan orang tuanya,” kata Reza.

Co-Produser HAS Pictures, Putri, juga membantah adanya adegan vulgar dalam film. Ia menegaskan tidak ada adegan ciuman maupun adegan tanpa busana selama proses syuting.

Menurut Putri, proses reading, pengambilan gambar, hingga sesi photoshoot berjalan tanpa kendala. Permasalahan baru muncul ketika memasuki tahap promosi film.

Polemik Muncul Setelah Podcast Viral

Pihak produksi mengaku terkejut setelah muncul potongan podcast yang viral di media sosial. Dalam podcast tersebut, Ratu Sofya mengaku menjalani adegan dewasa demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Gue harus main film yang ada adegan nggak pantasnya demi keluarga gue bisa dapat duit ratusan juta,” ujar Ratu Sofya dalam podcast tersebut.

Ia juga menyebut selama ini hasil pekerjaannya digunakan untuk membantu kebutuhan keluarga inti maupun keluarga besar, termasuk biaya pendidikan dan pengobatan.

Setelah podcast viral, pihak HAS Pictures mengklaim Ratu Sofya mulai menolak keterlibatan promosi film di media sosial. Beberapa unggahan promosi disebut tidak mendapat persetujuan dari sang aktris.

Reza Aditya mengaku pernyataan Ratu Sofya dalam podcast terasa bertolak belakang dengan sikapnya selama proses produksi film berlangsung.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments