Senin, Mei 11, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisBPS: Mayoritas PHK Terjadi di Industri Ini

BPS: Mayoritas PHK Terjadi di Industri Ini

Energi Juang News, Jakarta- Sebanyak 0,77% dari jumlah pengangguran Agustus 2025 merupakan korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Demikian dinyatakan Badan Pusat Statistik (BPS).

Adapun jumlah pengangguran pada Agustus 2025 sebesar 7,46 juta orang.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud mengatakan pengangguran karena imbas PHK ini paling banyak berasal dari industri pengolahan, pertambangan dan perdagangan.

“Jadi dari total pengangguran sebesar 0,77% adalah yang sebelumnya terkena PHK setahun yang lalu. Pengangguran yang terkena PHK paling banyak berasal dari industri pengolahan, pertambangan, dan perdagangan,” kata dia dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Selain itu, jumlah yang telah diterima bekerja tetapi belum mulai bekerja sebesar 9,07%. Edy menyebutkan, bagi orang yang sudah diterima bekerja namun belum mulai, atau memiliki usaha tetapi usahanya belum dimulai, tetap masuk kategori pengangguran.

“Kemudian yang ketiga, angkatan kerja yang baru setahun yang terakhir, jadi fresh graduate, yang tidak terserap, jadi belum terserap, baru masuk di pasar tenaga kerja atau yang baru lulus itu sebesar 14,58%,” lanjutnya.

Kemudian, BPS juga mencatat pengangguran jangka panjang atau orang yang mencari kerja lebih dari setahun lalu itu mencapai 31,08%.

“Angkatan kerja yang baru non fresh graduate itu 13,29%. Serta yang keenam adalah pernah punya pengalaman sebelumnya tetapi saat ini menganggur, itu sebesar 30,53%,” pungkasnya.

Redaksi Energi Juang News

Baca juga :  Elvi Diana CFP Tekankan Pentingnya Dukungan Pemerintah dalam Pemberantasan Illegal Gain
Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments

High pressure hydraulic lifting equipment pada Dilema Gen Z: Antara Ambisi Jakarta Kota Global dan Realitas PHK Massal
Offshore heavy lifting hydraulic system pada Selat Hormuz Memanas, Iran Balas Serangan AS
Hydraulic jacks exporter from India pada Sampah MBG di Bandung Diperkirakan Capai 60 Ton