Minggu, Maret 15, 2026
spot_img
BerandaOjo LaliPak RT Dibacok Warga, karena Suka 'Blusukan' ke Bini Orang

Pak RT Dibacok Warga, karena Suka ‘Blusukan’ ke Bini Orang

Energi Juang News, Pangkal Pinang–Beginilah peruntungan RT Samin(48) dari Pangkal Pinang, bisa menjadi RT berangkat dari ketokohannya dalam masyarakat (tomas). Dia sudah menjabat dua periode, tapi diminta maju lagi nanti di periode ketiga juga tidak mau, takut didemo mahasiswa BEM-SI. Bijak sekali memang Pak RT ini, karena dia rajin blusukan ala Mas Gibran nyalon Wapres. Terlebih blusukan dirumah janda yang terlatih melayani balik pak RT.

Adalah seorang Peni (42) yang merupakan istri sah Gimin(50) meski sudah pisah ranjang, memang memberikan harapan dan peluang sehingga RT Samin semakin rajin bersemangat mendekati saat kegiatan PKK ibu ibu RT. Godaan dan rayuan Pak RT ke Peni, membuat hatinya meleleh. Dan ketika  lampu Peni sudah benar-benar menyala hijau, ujung-ujungnya Peni diajak main “empat kaki” (Selingkuh) juga. Beginilah kelakuan yang tak patut dicontoh RT Samin , jadi RT supaya bikin rukun warga, warganya yang sudah punya suami diajak rukun sampai ke urusan ranjang segala. Paraaah.. Rupanya istilah rukun diinterpretasikan sebagai saru (cabul) tapi bikin turun naik si jakun.

Sudah berapa kali Peni melayani Pak RT, tak ada jurnalnya. Yang jelas, belum lama ini RT Samin kirim chating yang isinya mengajak kencan lagi. Gila benerrrr, bulan puasa malah ajak-ajak bikin dosa. Apa setan di tubuh RT Samin tak dibelenggu selama bulan Ramadan ini? Bisa juga dibelenggu, tapi kebetulan setannya punya kunci T atau punya duplikatnya. Hehehe.

Semakin lama semakin kencang omongan orang tentang ulah Peni istri Gimin terdengar melintas dikupingnya. Celakanya lagi, saat dia kirim WA semacam itu, HP-nya tak di tangan Peni. Dan kebetulan Gimin membacanya,yang tentu saja amarah Gimin meledak. Jadi selama ini Pak RT Samin dalam kegiatannya sudah blusukan terlalu dalam ke ranjang pribadinya. Haram jadah, Pak RT Laknat” umpat Gimin, “Di bulan puasa bukan melipatgandakan cari pahala, eh malah sibuk melipatgandakan dosa urusan paha” lanjutnya.

Semakin panas Gimin tak terima istrinya diperlakukan tak senonoh, sehingga Pak RT pun dilabrak di rumahnya. Melabraknya bukan dengan kata-kata, tapi langsung parang super tajam yang baru saja diasahnya. Pas ketemu di jalan, tanpa ba bi bu lagi, RT Samin langsung disabet parang, wush! Karena berkelit, hanya punggung yang tergores. RT Samin mencoba merebut parang itu, tapi lagi-lagi jari jemarinya yang kena sabet.

Rupanya Pak RT memang punya ilmu bela diri, sehingga dengan cepat bisa mengatasi keadaan.Pandai berkelit dan bersilat lidah dihadapan Peni pula. Parang di tangan Gimin bisa direbut, gantian mau dipakai serang balik. Tapi suami Peni ini pemberani juga. Lantaran parang terampas lawan, dia segera ambil jurus “langkah seribu”, sehingga selamat dari pembalasan. “Jangan lari, biar gantian jadi perkedel ente….!” ancam RT Samin.

Gimin yang merasa tak terima segera melapor ke Polres Pangkal Pinang, dan polisi bergerak cepat  memburu RT Samin. Dalam waktu cepat berhasil diringkus dan digelandang ke Polres. Dalam pemerisaan dia mengaku tak terima bininya “ditrombol” lelaki lain, apa lagi oleh Pak RT nya sendiri.

Ya karena Pak RT memang lelaki subita (suka bini tetangga) hahaha.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments