Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaDaerahDaerah Khusus JakartaRibuan Buruh Geruduk DPR, 685 Polisi Siaga Kawal Aksi Besar Hari Ini

Ribuan Buruh Geruduk DPR, 685 Polisi Siaga Kawal Aksi Besar Hari Ini

Energi Juang News, Jakarta— Ribuan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh turun ke jalan hari ini. Aksi tersebut dipusatkan di depan Gedung DPR dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dimulai sekitar pukul 10.30 WIB.

685 Petugas Amankan Jalannya Aksi

Sebanyak 685 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga jalannya aksi agar tetap kondusif.
“Personel pelayanan aksi unjuk rasa sebanyak 685 personel,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung saat dikonfirmasi, Kamis (15/1/2026).

Reynold mengimbau seluruh massa menjaga ketertiban dan menaati aturan selama aksi berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan bersifat situasional, tergantung kondisi di lapangan. “Kami mengimbau masyarakat mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan,” tambahnya.

Baca juga : Buruh Geruduk Kantor PBB, Protes Keras RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Polisi Diminta Bersikap Humanis

Selain fokus pada pengamanan, Reynold juga mengingatkan agar seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis dan dialog dengan masyarakat. Kapolres memastikan aparat akan mengawal aksi hingga selesai dengan tertib.

Tuntutan Buruh: Revisi UMP dan Tolak Pilkada DPRD

Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan jumlah peserta aksi diperkirakan antara 500 hingga 1.000 orang.
“Jadi, sekitar 500 sampai 1.000 orang (yang akan berdemo),” ungkap Said kepada wartawan, Kamis (15/1).

Dalam unjuk rasa ini, buruh membawa empat tuntutan utama. Mereka menuntut pemerintah merevisi Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta menjadi Rp 5,89 juta per bulan. Selain itu, mereka juga meminta revisi terhadap SK Gubernur Jawa Barat terkait penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di 19 daerah.

Buruh juga mendesak DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan menolak wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD yang dinilai bertentangan dengan prinsip demokrasi.

Baca juga :  MK Tegaskan SD-SMP Gratis, Pramono: Uji Coba Sudah Dilakukan di Sekolah Swasta

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments