
Energi Juang News, Serang–Gegara dugaan perselingkuhan yang melibatkan suaminya dan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) memasuki babak baru beberapa waktu lalu.
Tini (24)Istri sah dari Tono (27) terduga pelaku laki-laki menuntut agar Tince(25) rekan kerja suaminya, yang diduga menjadi selingkuhan, dipecat secara tidak hormat.
Berawal dari Tince yang baru saja ditinggal pergi tunangannya, merencanakan balas dendam dengan selingkuh dengan Tono yang notabene sudah beranak istri. Tince yang sedari lama juga mengincar Tono, saat berpapasan dengannya selalu menggoda. Kadang ia berpose seronok menggoda Tono sambil melirik.
Tono yang manusia biasa tak kuasa membentengi keinginan sentolopnya mencoba hal baru. “Rumput tetangga lebih hijau dari pada rumput Tini” benak Tono. Dan mulailah hari hari berikutnya Tono dan Tince melalui chat WA sering janjian makan bareng saat istirahat kerja.
Tono mulai sering memberikan hadiah hadiah saat gajian ke Tince, dari uang gaji, sepeda motor, kadang traktir makan mi ayam yang ruwet tapi romantis.
Mengingat kebaikan Tono, Tince makin intim tatkala mereka tugas luar daerah bareng, sengaja mereka menginap di hotel dengan kamar berdampingan. Hingga saat malam, Tono mengendap ngendap masuk kamar Tince. Apalagi yang diperbuat kalau dua insan lawan jenis dalam satu kamar, selain menikmati sentolop Tono bareng semalaman.
Beralih ke Tini yang sejak lama menaruh curiga perubahan suaminya yang mulai menghindar kala mengajak indehoy malam jumat. Mulailah Tini diam diam mengintip isi chat WA Tono suaminya, kaget ia menemukan chat mesra antara Tono dan Tince. Naluri kewanitaan Tini terpancing mengetahui lebih jauh dengan cara diam demi keutuhan rumah tangganya.
Sudah tak tahan dengan ulah suaminya Tini tak kehilangan akal sehat, ia bergegas melaporkan perselingkuhan suaminya ke BK-SDM tempat suaminya bekerja. Ia sudah tak lagi bisa mempertahankan meskipun sudah menggunakan cara kekeluargaan.
Tini mengungkapkan bahwa perselingkuhan antara suaminya dan rekan kerja perempuan telah berlangsung sejak lama. Meskipun ia mulai mencurigai adanya hubungan terlarang sejak lama, namun keduanya baru mengaku telah menjalin hubungan baru sebulan.
“Waktu itu ada perjanjian kalau ketahuan keduanya mau mengundurkan diri,” saat ditanya Tini, mengacu pada janji yang dibuat oleh Tono suaminya dan Tince selingkuhannya.
Tini juga membeberkan bahwa selama menjalin hubungan gelap tersebut, sang suami telah memberikan berbagai fasilitas kepada Tince, termasuk uang tunai, satu unit sepeda motor Beat bekas senilai Rp11 juta, dan satu buah cincin seharga Rp3 juta.
“Bahkan Tince pernah meminta semua gaji Suaminya ditransfer kepadanya. Yang terakhir meminta agar Tono menikahinya,” ungkap Tini saat melapor ke BK-SDM. Ia meminta untuk mengambil tindakan tegas terhadap rekan kerja suaminya, Tince yang kegatelan.
Meski sepeda motor dan cincin pemberian suaminya telah dikembalikan setelah Tini mempertemukan suaminya dengan pihak keluarga Tince.
“Sudah kami laporkan dan tim dari BK-SDM maupun Inspektorat akan turun. Kami juga sangat prihatin, apalagi keduanya sudah berkeluarga dan memiliki anak,” ungkap pejabat Pemprov.



