Energi Juang News, Jakarta–Ternyata Karyo (42) seorang predator seks berdarah dingin. Sudah menikahi emaknya, ngincer pula anak tirinya, Sumi (20). Makanya, Boni (26) yang jadi pacar anak tirinya menjadi ancaman mundur teratur. Dengan teganya mahasiswa calon dokter itu diintimidasi. Kasihan Boni, dari cinta segitiga jadi masuk lobang segi empat!
Survei membuktikan, banyak janda punya anak gadis, ketika menikah lagi malah anak bawaan itu dimakan ayah tirinya. Maka para janda yang hendak menikah lagi, harus lebih selektif bila sudah punya anak gadis. Jangan sampai ketemu lelaki predator seks, bisa-bisa anak Anda malah didobel sekalian sama bapak tirinya.
Mumun (40) istri Karyo mungkin seperti itulah peruntungannya. Menikah lagi dengan perjaka tua Karyo, justru salah pilih total. Dikiranya bujangan lapok ini lelaki santun dan seiman, ternyata malah hanya mengedepankan “si imin” bergerak liar. Bagaimana tidak? Meski Karyo sudah menikahi ibunya, diam-diam juga naksir anak gadisnya, Sumi.
Sumi memang gadis cukup cantik, sehingga wajar saja banyak yang naksir. Tapi di saat yang sama, ayah tirinya si Karyo pengin juga. Alasannya, menikahi Mumun kan hanya jadi “generasi penerus”, sedangkan bilamana mendapatkan Sumi kan bisa “mbelah duren orisinel” dalam arti sebenarnya. Karyo lupa, jika tak menikah dengan Mumun dia akan terus membujang sehingga tiap malam selalu kedinginan. Mestinya dia harus berterima kasih pada Mumun, karena sudah mendapatkan “obat anget ”sentolopnya.
Lantaran Karyo sudah hilang akal sehatnya, setiap ada cowok mencoba mendekati Sumi, dia selalu pasang kuda-kuda. Ada pemuda datang langsung dijawab saja Sumi tak di rumah. Kalau ada tamu cowok, Karyo selalu bermuka masam. Ada saja caranya agar tamunya tidak betah, dari banting pintu sampai nendang kucing, ngeooooong!
Adalah Boni, mahasiswa PTN di Malang, dia juga naksir Sumi dan rupanya dialah yang mampu menaklukkan hati Sumi, sehingga dia berhasil jadi pacarnya. Sering anak tirinya itu diajak jalan-jalan. Sebetulnya Karyo melarang, tapi gadisnya mau sih. Dia sudah mencoba kampanye hitam tentang Boni. “Jangan pilih suami dokter, tak bisa bebas ngomong sama dia nanti. Bayangkan, di depan rumahnya pasti ada plang: jam bicara 17:00 s/d 20:00. Hari Minggu dan hari besar tutup,” kata Karyo sok pintar.
Tapi segala nasihat ayah tirinya tak digubris, sehingga Boni-Sumi semakin lengket. Jelas ini ancaman serius bagi Karyo. Maka dia berusaha melenyapkan pesaing beratnya tersebut. Caranya, dia pura-pura numpang mobil Kaharudin, entah tujuan ke mana. Tapi di jalan Karyo malah menginterogasi calon mantunya itu.HP calon dokter itu juga diminta dan diperiksa isinya. Ternyata isinya banyak chat mesum.
“Baru pacaran sudah chating mesum melulu, jangan-jangan anakku…..!” kata Karyo terputus, karena Boni protes atas tuduhan tak berdasar itu. Keduanya pun lalu ribut di mobil yang diparkir di pinggir jalan. Tahu-tahu Boni dipithing, lalu mukanya ditekan oleh Karyo dan pacar Sumi pun akhirnya mundur pelan-pelan demi Sumi.
Mendengar cerita dari Sumi anaknya tentang ayah tiri celamitan itu,Mumun langsung menyatakan cerai dengan Karyo. Warga sekitar juga kaget tak terima atas kelakuan KAryo suaminya, termasuk Sumi sendiri. Karena Karyo didepan Mumun selama ini tak menunjukkan ketertarikannya pada Sumi anaknya.



