Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaKesehatanAda Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Apa Kata BPOM?

Ada Kurma Mengandung Sirup Glukosa, Apa Kata BPOM?

Energi Juang News, Jakarta-Media sosial X sedang diramaikan oleh temuan seorang netizen tentang produk kurma yang  mengandung sirup glukosa dan dijual secara bebas di pasaran.

Postingan tersebut diunggah oleh akun @SeputarTetangga pada Kamis (19/2/2026).  Tangkapan layar label komposisi produk tersebut pun disertakan dalam postingan itu.

Viral Kurma Kemasan Mengandung Sirup Glukosa di Media Sosial

Kurma sendiri merupakan salah satu buah yang kerap dikonsumsi selama Ramadan.

“Ada yang bisa jelaskan? Di label asli, ada tertera bahan lain. Kenapa di label tambahan yg bahasa Indonesia cuma di-list buah kurma? Bukannya mesti ditulis semuanya ya? Gak semua orang ngerti arti yg di atas, taunya ini kurma tanpa tambahan apapun. Atau glucose syrup conservative e202 itu something yg naturally occur pada kurma?” tulisnya.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI buka suara. Humas BPOM RI, Eka Rosmalasari, mengatakan bahwa mengacu pada regulasi, sirup glukosa dapat ditambahkan pada buah kering, termasuk kurma, selama produk tersebut memenuhi sejumlah persyaratan.

Aturan BPOM soal Penambahan Sirup Glukosa pada Kurma Kering

“Mendapatkan izin edar, sesuai dengan yang didaftarkan, serta ⁠diinformasikan dengan jelas pada label,” ucapnya, Selasa (24/2/2026).

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan riwayat penyakit masing-masing, terutama bagi penyandang diabetes.

Dikutip dari Healthline, sirup glukosa adalah zat yang terutama digunakan dalam produksi pangan komersial sebagai pemanis, pengental, dan agen penahan kelembapan.

Karena tidak mudah mengkristal, sirup glukosa sering dimanfaatkan dalam pembuatan permen, bir, fondant, serta berbagai produk makanan kaleng dan makanan olahan siap saji, termasuk beberapa jenis produk bakery.

Baca juga : BPOM Temukan Ribuan Akun Yang Jual Obat Alam Ilegal

Baca juga :  Kemenkes Tegaskan Tujuh Pasien COVID Telah Sembuh

Sirup glukosa berbeda dengan glukosa murni. Glukosa sendiri merupakan karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh dan otak.

Sementara itu, sirup glukosa dibuat dengan memecah molekul pati pada bahan pangan bertepung melalui proses hidrolisis. Reaksi kimia ini menghasilkan produk yang kental, manis, dan memiliki kandungan glukosa yang tinggi.

Meski jagung merupakan bahan baku yang paling umum digunakan, sirup glukosa juga dapat dibuat dari kentang, jelai, singkong, maupun gandum. Produk ini biasanya dihasilkan dalam bentuk cairan kental atau butiran padat.

Tingkat kemanisan sirup glukosa ditunjukkan oleh nilai dextrose equivalent (DE), yaitu indikator sejauh mana proses hidrolisis berlangsung. Semakin tinggi nilai DE, semakin tinggi pula kadar gula dan tingkat kemanisannya.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments