Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisTHR PNS Cair 26 Februari, Benarkah?

THR PNS Cair 26 Februari, Benarkah?

Energi Juang News, Jakarta-THR PNS 2026 akan segera cair pada awal Ramadan. Demikian sinyal kuat yang diberikan Pemerintah.

Bahkan, muncul perkiraan pencairan bisa dilakukan sekitar 26 Februari, atau pekan pertama puasa.

Meski begitu, tanggal resmi masih menunggu regulasi dan pengumuman final dari pemerintah.

Kapan THR PNS 2026 Cair? Skenario 26 Februari dan Awal Ramadan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan bahwa proses penyaluran Tunjangan Hari Raya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, hingga pensiunan tengah dipersiapkan.

“Sudah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya. Yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujarnya kepada awak media usai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta.

Baca juga : Momen Hari Santri Nasional, 1.437 PPPK dan CPNS Lamongan Resmi Diangkat

Pernyataan tersebut memperkuat asumsi bahwa THR PNS 2026 cair 26 Februari atau setidaknya dalam minggu pertama Ramadan.

Bahkan dalam kesempatan berbeda, Purbaya menyebut proses administrasi sedang berjalan dan tinggal menunggu pengumuman resmi.

Pemerintah menargetkan pencairan dilakukan pada awal Ramadan 2026.
Jika merujuk pada kalender sementara, awal puasa diperkirakan jatuh di akhir Februari.

Karena itu, tanggal 26 Februari kerap disebut sebagai kemungkinan waktu cair.
Namun demikian, skenario tersebut belum final. Selama ini, pola pencairan THR biasanya dilakukan 10 hingga 14 hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

Jika Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret (menunggu sidang isbat), maka alternatif lainnya adalah pencairan dilakukan pada pertengahan Maret.

Artinya, ada dua kemungkinan jadwal THR PNS 2026 Cair:

  • Akhir Februari 2026 (sekitar 26 Februari atau awal Ramadan)
  • Pertengahan Maret 2026 (10–14 hari sebelum Lebaran)

ASN diminta tetap menunggu Peraturan Pemerintah (PP) terbaru yang akan menjadi dasar hukum pencairan.

Dari sisi anggaran, pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR tahun ini.
Nominal tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp49,9 triliun.

Dana ini diperuntukkan bagi:

  • ASN dan PPPK
  • Prajurit TNI
  • Anggota Polri
  • Hakim
  • Pensiunan
    Total penerima diperkirakan mencapai jutaan aparatur negara, seperti tahun sebelumnya yang menyentuh angka 9,4 juta orang.

Anggaran THR ini menjadi bagian dari belanja negara kuartal I 2026 yang mencapai Rp809 triliun.

Menurut Purbaya, percepatan belanja negara termasuk pencairan THR menjadi strategi fiskal untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sejak awal tahun.
“Belanja kita keluarkan di bulan pertama untuk memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tetap berlanjut,” jelasnya.

Dengan pencairan lebih awal, pemerintah berharap likuiditas masyarakat meningkat sehingga konsumsi rumah tangga terdorong selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments