Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalSusu Sekolah MBG Dijual Rp4 Ribu, Apa Kata Ultrajaya?

Susu Sekolah MBG Dijual Rp4 Ribu, Apa Kata Ultrajaya?

Energi Juang News, Jakarta—Netizen menyoroti tajam ‘Susu Sekolah Program MBG’. Kali ini sorotan itu terkait dengan penjualan produk tersebut di sejumlah minimarket.

Temuan ini dilaporkan salah satu netizen dalam sebuah utas Thread. Ia mengaku kaget melihat produk susu kemasan 125 ml itu dijual dengan harga berkisar Rp 4 ribu per kemasan.

Bukan tanpa alasan, pertanyaan ini muncul lantaran ‘Susu Sekolah Program MBG‘ jelas mencantumkan keterangan tidak untuk dijual. Sejumlah spekulasi termasuk dugaan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) menjual stok sisa pun mencuat.

Susu kemasan 125 ml itu terlihat dipasarkan dengan harga sekitar Rp 4.000 per kemasan, atau sekitar Rp 138.000 per dus.

“Agak kaget, syok nemu ini, padahal tertera ada tulisan SUSU GRATIS PROGRAM MBG. TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN, tapi kok bisa diperjualbelikan di minimarket,” beber salah satu netizen dalam utasannya di Thread.

“Susu MBG kok diperjualbelikan? Susunya juga cuma 30 persen, mana Rp 4 ribuan,” timpal yang lain.

“Aneh banget tulisannya aja susu gratis,” komentar netizen lain.

Corporate Secretary Ultrajaya Helina Widayani menyampaikan pihak perusahaan telah melakukan penelusuran terkait temuan tersebut di lapangan.

“Kami sudah melakukan penelusuran ke toko tersebut, stok susu sekolah tersebut telah diturunkan dari rak dan tidak dijual kembali. Pihak pemasok yang menjual susu sekolah ke outlet tersebut sudah kami stop pengirimannya dan tidak akan diberikan pasokan susu sekolah di masa mendatang,” beber Helina, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga integritas distribusi produk, khususnya yang berkaitan dengan program sosial seperti penyaluran melalui dapur MBG.

Menurut Helina, produk ‘Susu Sekolah’ memiliki jalur distribusi khusus agar tepat sasaran. Karena itu, segala bentuk penyimpangan, termasuk penjualan di kanal ritel umum, tidak dapat ditoleransi.

Baca juga :  Burger Masuk Menu MBG, Penyelenggara Nakal

Ke depan, Ultrajaya memastikan akan memperketat pengawasan terhadap rantai distribusi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof Dadan Hindayana, menyatakan pihaknya baru saja menerima laporan terkait temuan tersebut. Hingga saat ini, BGN belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Ia juga menegaskan BGN tidak memiliki kerja sama dengan produsen manapun untuk memproduksi susu khusus bagi program MBG.

“BGN tidak memiliki komitmen dengan produsen mana pun terkait produksi susu khusus sekolah,” tegasnya.

Di sisi lain, muncul berbagai dugaan dari masyarakat mengenai bagaimana produk tersebut bisa beredar di pasaran. Salah satu spekulasi menyebutkan kemungkinan adanya pihak pengelola dapur MBG yang juga memiliki toko, sehingga sisa stok yang seharusnya untuk program tersebut dijual kembali.

Meski begitu, hingga kini BGN belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait berbagai dugaan tersebut.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments