Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalPuan Minta Pemerintah Sigap Pastikan Keselamatan Warga Pasca Gempa Sulut

Puan Minta Pemerintah Sigap Pastikan Keselamatan Warga Pasca Gempa Sulut

Energi Juang News, Jakarta—Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kementerian/lembaga untuk sigap memastikan keselamatan warga pasca gempa bumi  magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Puan meminta pemerintah untuk terus berjaga mengantisipasi gempa susulan.

“Semua instansi harus sigap memastikan keselamatan warga. Tim SAR juga harus terus menyisir wilayah-wilayah terdampak, apalagi sempat terjadi tsunami di beberapa titik akibat gempa,” kata dia.

Gempa terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara, hingga terasa ke Maluku Utara pada Kamis pukul 05.48 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Satu orang dilaporkan tewas setelah tertimpa reruntuhan gedung akibat gempa itu.

“Keprihatinan dan dukacita mendalam kami sampaikan atas bencana gempa bumi di Sulawesi Utara dan sekitarnya yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” kata Puan.

Dia berharap pemerintah daerah di wilayah terdampak bergerak cepat dengan menyiapkan titik-titik evakuasi atau pengungsian maupun menyalurkan bantuan untuk warga, khususnya bagi kelompok rentan.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah termakan kabar hoaks.

“Tingkatkan kewaspadaan dan jangan terpengaruh oleh berita-berita yang tidak akurat. Pastikan memantau informasi dari sumber-sumber terpercaya, khususnya pemerintah,” kata Puan.

Dia menambahkan apabila membutuhkan pertolongan, segeralah meminta bantuan kepada pihak berwenang. “Dan sebaiknya masyarakat untuk sementara tidak mendekati titik-titik pesisir,” demikian Ketua DPR RI.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan guncangan gempa dirasakan kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya serta juga dirasakan di Kota Ternate, Maluku Utara.
Gempa bumi tektonik itu juga memicu gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah pesisir. Gelombang tsunami setinggi sekitar 0,3 meter terdeteksi di wilayah Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB.

Baca juga :  Raja Ampat Terancam Rusak, Tambang Nikel Ancam Laut dan Hutan

“Meski relatif kecil, kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan karena potensi gelombang susulan masih dapat terjadi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments