Energi Juang News,Bali- Media sosial memang sering menghadirkan kejutan. Kadang isinya resep masakan, kadang video kucing joget, kadang juga kisah rumah tangga yang mendadak jadi tontonan publik. Kali ini, perhatian netizen tertuju pada unggahan seorang perempuan bernama Peni (27) yang membagikan kisah pahit kehidupannya melalui akun Instagram pribadi.
Nah ini dia, yang bikin publik geleng-geleng kepala. Peni mengaku menemukan sejumlah tangkapan layar yang diduga memperlihatkan aktivitas video call tidak pantas antara suaminya, Penyok (31), dengan perempuan lain dikamar hotel di Bali. Bukti-bukti itu langsung diunggah tanpa banyak kalimat panjang. Foto berbicara lebih keras daripada caption.
Saat mengunggah bukti tersebut, Peni ternyata juga sedang berada di Bali untuk satu urusan pekerjaan. Bayangkan saja, sedang di surga pariwisata, bukannya sibuk berburu kuliner atau foto-foto di tempat wisata, malah harus menghadapi kabar yang bikin tangan gemetar. “Aku minta maaf aku bukan oversharing, tapi kalian pasti tahu rasa gemetarnya seperti apa. Aku juga lagi di Bali, aku tidak tahu harus berbuat apa,” tulisnya.
Dalam caption itu memperlihatkan suaminya Penyok sedang video Call dengan seorang perempuan yang sedang beradegan syur tanpa busana sehelaipun. Wanita itu tampak sedang beradegan menjilat botol deodoran seolah menjilat eskrim. Sementara Peyok tangannya memegang sentolopnya yang sudah menegang minta jatah.
Yang membuat Peni semakin sedih bukan semata soal hubungan suami istri. Menurutnya, yang paling dirugikan adalah keluarga, terutama anak yang masih membutuhkan kehadiran kedua orang tuanya. Harapan membangun rumah tangga perlahan berubah menjadi rasa kecewa yang sulit dijelaskan.
Peni juga mengaku sempat percaya suaminya akan berubah. Apalagi, menurut pengakuannya, sang suami sudah empat kali gagal membina rumah tangga sebelumnya. Ia berharap pengalaman masa lalu menjadi pelajaran. Sayangnya, harapan itu justru berakhir menjadi kekecewaan. Ia merasa semua yang telah dibangun runtuh hanya karena sesuatu yang sebenarnya bisa dicegah apabila ada komitmen dan kesetiaan.
Tak berhenti di situ, Peni juga mengungkapkan bahwa selama hampir satu tahun menikah dirinya tidak pernah menerima nafkah dari sang suami. Baginya, kondisi ekonomi mungkin masih bisa dihadapi bersama. Namun ketika kepercayaan ikut dikhianati melalui dugaan perselingkuhan, rasa kecewa menjadi semakin sulit dibendung. Kelakuan Penyok yang doyan nonton bokep dan VCS merusak gaya permainan diranjang yang dirasakan Peni. Karena Peni yang seorang perempuan merasa dijadikan obyek pemuas nafsu belaka hingga Dedel Duel propertinya.
Meski begitu, Peni memilih mencoba menerima keadaan. Ia mengaku tidak ingin mengungkap perlakuan suaminya diranjang, tentu karena efek daya rusaknya yang parah.
Setelah unggahan itu beragam komentar netijen kadang seperti kata mutiara,kadang dengan puitis”Kalau mau hubungan awet, yang dijaga bukan cuma baterai HP, tapi juga komitmen.”
“Iya, soalnya charger banyak yang jual. Tapi kepercayaan? Belum ada yang jual di marketplace,” sahut yang lain, disambut tawa panjang netijen lain.
Kita tahu akhir kisah ini tentu tak sedap dibahas, karena pasti berujung keretakan rumah tangga Penyok dan Peni.
Redaksi Energi Juang News



