Energi Juang News, Jakarta – KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf setelah insiden suara gim yang terdengar melalui pengeras suara di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menjadi perbincangan di media sosial. Perusahaan memastikan telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas yang bertugas saat itu.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa (21/7/2026) malam, ketika stasiun masih beroperasi. Rekaman video yang memperdengarkan suara gim dari sistem pengeras suara kemudian viral dan menuai beragam respons dari warganet.
Pemeriksaan Internal Masih Berlangsung
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan pihaknya tengah mendalami insiden tersebut. Menurut dia, pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk memastikan penyebab kejadian.
“Saat ini, KAI Commuter tengah melakukan penanganan serta proses pemeriksaan internal secara intensif terhadap petugas tersebut,” ujar Leza kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, suara yang keluar dari pengeras suara diduga muncul karena petugas lupa mematikan mikrofon usai menyampaikan pengumuman operasional. Pada saat bersamaan, petugas diduga sedang memainkan gim sehingga suara dari perangkat ikut tersalurkan ke sistem audio stasiun.
KAI Commuter Siapkan Sanksi Jika Terbukti Melanggar
Leza menegaskan KAI Commuter tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran disiplin maupun tindakan yang tidak sesuai prosedur. Menurutnya, tindakan semacam itu berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang dan menurunkan kualitas pelayanan.
Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran terhadap prosedur operasional maupun kode etik kedinasan, perusahaan akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Komitmen Tingkatkan Pengawasan
KAI Commuter menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap seluruh personel operasional di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem layanan dan fasilitas informasi pelanggan tetap berjalan secara profesional, tertib, dan mengutamakan kenyamanan pengguna Commuter Line.
Redaksi Energi Juang News



