Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img
BerandaInternasionalDua Pejabat Senior Mossad Dipecat Gagal Gulingkan Iran

Dua Pejabat Senior Mossad Dipecat Gagal Gulingkan Iran

Energi Juang News, Tel Aviv – Kepala Mossad Israel, Roman Gofman, mengambil langkah tegas dengan memberhentikan dua pejabat tinggi badan intelijen tersebut. Keputusan ini diambil usai rencana penggulingan pemerintah Iran yang mereka rancang tidak pernah terealisasi.

Pemecatan ini menandai evaluasi internal besar-besaran di tubuh Mossad terkait operasi rahasia yang dirancangnya terhadap Teheran.

Dua Pejabat Kunci Diberhentikan

Kedua pejabat yang dipecat menduduki posisi strategis di Mossad. Salah satunya menjabat sebagai Kepala Direktorat Intelijen sejak Desember 2025. Pejabat lainnya memimpin divisi khusus yang menangani urusan Iran.

Menurut laporan Channel 12 Israel yang dikutip The Times of Israel, Jumat (7/8/2026), keduanya merupakan arsitek utama rencana operasional tertulis untuk menjatuhkan Republik Islam Iran. Rencana itu melibatkan bantuan kelompok minoritas di dalam negeri Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan dilaporkan membahas proposal tersebut saat bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Februari 2026 lalu. Netanyahu试图 membujuk Trump untuk menyatakan perang terhadap Iran.

Rencana Operasi yang Gagal Total

Rencana Mossad yang dimaksud mencakup serangan Israel terhadap posisi Korps Garda Revolusi Islam di sepanjang perbatasan Iran dengan Irak, khususnya di wilayah Kurdistan Iran.

Serangan itu dirancang untuk membuka jalan bagi pejuang Kurdi menyeberang ke Iran. Mereka kemudian akan maju ke kota-kota Kurdi di barat laut negara itu, menurut The New York Times.

Namun, rencana ambisius itu tidak pernah mencapai tahap operasional. Beberapa faktor menyebabkan kegagalan, termasuk bocornya informasi ke media, lobi Turki yang menentang proposal tersebut, serta keraguan dari kelompok Kurdi sendiri.

Reorganisasi Internal Mossad

Sumber keamanan yang dikutip Channel 12 menyebutkan bahwa kedua pejabat yang dipecat sebenarnya telah berselisih dengan Gofman sejak awal masa jabatannya.

Baca juga :  Soal Permasalahan Selat Hormuz, DPR Ingatkan Pemerintah Tak Terlena

Pemecatan ini disebut sebagai kesepakatan bersama dalam rangka reorganisasi Mossad yang lebih luas. Langkah ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kegagalan operasi rahasia yang ditujukan untuk mengguncang kepemimpinan Iran.

Pergantian pejabat senior memang bukan hal baru di Mossad. Namun, pemecatan kali ini terjadi di tengah sorotan tajam atas kegagalan Israel mewujudkan ambisi menggulingkan pemerintah Iran melalui operasi intelijen berskala besar.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments