Energi Juang News,Jakarta- Buat drummer, hubungan dengan drumstick bisa dibilang cukup personal. Ada yang suka stick ringan karena terasa lincah di tangan. Ada pula yang lebih nyaman menggunakan stick besar karena membutuhkan pukulan yang lebih bertenaga. Bahkan, perubahan kecil pada bentuk ujung stick bisa membuat karakter suara cymbal terasa berbeda.
Itulah sebabnya memilih stick bukan sekadar persoalan mengambil sepasang dari rak toko musik. Ukuran, berat, bahan kayu, bentuk tip, hingga material ujungnya bisa memengaruhi kenyamanan sekaligus karakter permainan.
Kenapa Stick Drum Penting untuk Drummer?
Permainan drum bukan cuma tentang seberapa keras seseorang memukul.
Kontrol, rebound, dinamika, kecepatan, dan konsistensi pukulan semuanya berhubungan dengan bagaimana stick terasa ketika berada di tangan. Stick yang terlalu berat dapat membuat permainan cepat terasa melelahkan. Sebaliknya, stick yang terlalu ringan mungkin kurang memberikan power ketika digunakan untuk memainkan musik dengan volume tinggi.
Karena itu, stick drum terbaik sebenarnya bersifat relatif. Pilihan yang ideal untuk pemain jazz belum tentu cocok untuk drummer metal. Begitu juga stick yang nyaman untuk seorang drummer profesional belum tentu menjadi pilihan paling tepat bagi pemula.
Jadi, sebelum tergoda membeli karena mereknya populer, mari mengenali beberapa faktor penting berikut.
1. Pilih Ukuran Sesuai Gaya Bermain
Ukuran adalah salah satu hal pertama yang perlu diperhatikan.
Tiga ukuran yang cukup umum ditemukan adalah 7A, 5A, dan 5B/2B. Masing-masing mempunyai karakter berbeda.
7A: Ringan dan Lincah
Stick 7A memiliki diameter yang lebih kecil dan bobot relatif ringan. Karakternya membuat stick ini terasa nyaman ketika digunakan untuk permainan yang membutuhkan sentuhan lembut dan kontrol dinamika.
Jazz merupakan salah satu genre yang sering diasosiasikan dengan ukuran ini. Namun, bukan berarti 7A hanya boleh digunakan oleh pemain jazz.
Buat pemula, ukuran 7A juga bisa menjadi pilihan latihan karena bobotnya relatif ringan dan mudah dikendalikan.
5A: Ukuran Serba Bisa
Kalau ada ukuran yang sering dianggap sebagai titik tengah, 5A adalah salah satunya.
Tidak terlalu tipis, tetapi juga tidak terlalu berat. Karakter tersebut membuat 5A cukup fleksibel untuk berbagai gaya permainan.
Rock, pop, funk, hingga latihan harian bisa dilakukan dengan ukuran ini. Tidak mengherankan jika 5A menjadi salah satu ukuran yang mudah ditemukan di toko musik.
Bagi drummer yang baru mulai serius membangun perlengkapan, 5A dapat menjadi pilihan awal yang masuk akal sebelum bereksperimen dengan ukuran lain.
5B atau 2B: Saat Power Dibutuhkan
Beranjak ke ukuran yang lebih besar, ada 5B dan 2B.
Stick ini memiliki diameter dan bobot lebih besar sehingga memberikan sensasi pukulan yang lebih kuat. Pemain yang membutuhkan power ekstra untuk musik rock atau metal mungkin akan merasa lebih nyaman dengan karakter tersebut.
Namun, ada konsekuensinya.
Stick yang lebih berat membutuhkan tenaga lebih besar dan dapat terasa melelahkan jika digunakan dalam sesi panjang. Jadi, jangan hanya mengejar suara keras. Perhatikan juga apakah tangan mampu mengontrolnya dengan nyaman.
2. Perhatikan Jenis Kayunya
Setelah ukuran, material menjadi faktor berikutnya.
Tiga jenis kayu yang populer digunakan untuk drumstick adalah hickory, oak, dan maple. Masing-masing memiliki bobot, fleksibilitas, daya tahan, dan respons yang berbeda.
Hickory: Pilihan Serbaguna
Hickory merupakan salah satu material yang sangat populer untuk drumstick.
Kayu ini dikenal mempunyai kombinasi antara kekuatan, bobot, dan kemampuan menyerap sebagian getaran pukulan. Karakter tersebut membuat hickory cocok digunakan untuk berbagai genre.
Kalau lu belum tahu harus mulai dari mana, drumstick berbahan hickory bisa menjadi salah satu pilihan yang aman untuk dieksplorasi.
Oak: Berat dan Tahan Banting
Oak memiliki karakter yang lebih keras dan berat dibandingkan beberapa jenis kayu lainnya.
Karena karakter tersebut, stick oak dapat memberikan sensasi pukulan yang lebih solid. Drummer yang memainkan musik dengan karakter keras mungkin menyukai responsnya.
Tetapi sekali lagi, bobot adalah persoalan kenyamanan. Stick yang tahan banting bukan berarti otomatis menjadi stick paling cocok untuk semua orang.
Maple: Ringan dan Responsif
Maple memiliki karakter yang lebih ringan.
Stick berbahan maple dapat terasa cepat dan nyaman untuk permainan yang membutuhkan kelincahan. Karakternya juga menarik untuk permainan dengan dinamika lembut.
Namun, karena maple relatif lebih lunak, daya tahannya bisa berbeda dibandingkan hickory atau oak. Artinya, pilihan ini harus disesuaikan dengan gaya pukulan dan kebutuhan permainan.
3. Jangan Abaikan Bentuk Tip
Bagian ujung stick terlihat kecil, tetapi pengaruhnya terhadap suara cukup besar.
Ketika memukul cymbal, hi-hat, atau snare, bentuk tip menentukan area kontak antara stick dan permukaan instrumen.
Ada beberapa bentuk tip yang umum digunakan.
Ball tip mempunyai bentuk bulat sehingga menghasilkan respons yang relatif konsisten. Bentuk ini cukup mudah dikontrol dan bisa menjadi pilihan menarik untuk pemain yang mengutamakan presisi.
Kemudian ada barrel tip dengan area kontak yang lebih besar. Karakter ini dapat menghasilkan suara yang lebih penuh dan kuat.
Teardrop tip memiliki bentuk memanjang seperti tetesan air. Bentuk tersebut memberikan variasi karakter suara tergantung sudut pukulan.
Sementara acorn tip mempunyai area kontak yang lebih besar dengan bentuk yang cenderung lebar. Karakternya dapat memberikan suara yang tebal dan respons yang kuat.
Tidak ada tip yang secara mutlak lebih bagus. Semuanya kembali kepada suara yang ingin dicapai.
4. Kayu atau Nilon?
Material tip juga perlu diperhatikan.
Wood tip atau tip kayu cenderung memberikan karakter suara yang lebih natural dan hangat. Karena materialnya berasal dari kayu, karakter suara juga akan dipengaruhi oleh jenis kayu stick tersebut.
Sementara nylon tip memiliki karakter yang berbeda, terutama ketika dimainkan pada cymbal. Suaranya cenderung lebih terang dan artikulasinya lebih jelas.
Nylon juga bisa menjadi pilihan menarik bagi drummer yang membutuhkan konsistensi suara dari tip.
Namun, nylon bukan berarti tidak bisa rusak. Penggunaan yang sangat keras atau teknik pukulan tertentu tetap dapat menyebabkan bagian tip retak atau terlepas.
5. Genre Musik Juga Menentukan
Sekarang kita masuk ke bagian yang paling menyenangkan: musik.
Kalau lu bermain jazz, stick yang lebih ringan seperti 7A bisa memberikan kontrol dinamika yang menyenangkan.
Untuk pop dan rock, 5A menawarkan keseimbangan antara kontrol dan power.
Sementara untuk hard rock dan metal, ukuran yang lebih besar seperti 5B atau 2B bisa menjadi pilihan ketika permainan membutuhkan pukulan yang lebih agresif.
Tetapi jangan menjadikan aturan tersebut sebagai hukum.
Drummer bebas bereksperimen.
Justru salah satu cara menemukan karakter permainan adalah mencoba ukuran yang berbeda dan merasakan bagaimana tangan merespons masing-masing stick.
6. Perhatikan Berat dan Balance
Dua stick dengan ukuran sama belum tentu terasa identik.
Hal tersebut bisa terjadi karena perbedaan berat, distribusi bobot, bentuk taper, dan material kayu.
Ada stick yang terasa lebih berat di bagian depan. Ada pula yang terasa lebih seimbang di tengah.
Balance tersebut berpengaruh pada rebound dan kontrol. Bagi drummer yang sering memainkan fill cepat, perbedaan kecil ini dapat terasa cukup signifikan.
Karena itu, kalau memungkinkan, jangan hanya membaca spesifikasi. Pegang langsung stick tersebut.
Tanyakan kepada tangan sendiri: apakah nyaman?
Kadang jawaban terbaik memang datang dari telapak tangan, bukan dari kolom spesifikasi toko online.
7. Jangan Terlalu Cepat Mengejar Stick Mahal
Harga bukan satu-satunya indikator kualitas.
Stick yang mahal tidak otomatis menghasilkan permainan yang lebih bagus. Sebaliknya, stick dengan harga lebih terjangkau juga tidak selalu buruk.
Yang paling penting adalah kesesuaian antara stick, teknik, genre, dan kebutuhan pemain.
Untuk pemula, lebih masuk akal mencoba beberapa ukuran terlebih dahulu daripada langsung membeli model premium tanpa mengetahui karakter yang disukai.
Setelah menemukan ukuran dan material yang cocok, barulah eksperimen bisa dilanjutkan ke merek, model, tip, dan desain taper yang berbeda.
Stick yang Tepat Membantu Menemukan Karakter Permainan
Pada akhirnya, stick drum terbaik bukanlah stick yang paling mahal, paling populer, atau paling sering digunakan drummer idola.
Stick yang tepat adalah stick yang terasa seperti perpanjangan tangan.
Ia tidak membuat tangan cepat lelah. Ia memberikan kontrol yang cukup. Ia mampu menghasilkan karakter suara yang diinginkan dan, yang paling penting, tidak mengganggu konsentrasi ketika musik mulai dimainkan.
Karena dalam permainan drum, setiap pukulan punya cerita.
Ada pukulan yang harus keras. Ada yang harus nyaris berbisik. Ada ghost note yang hanya ingin terdengar sedikit. Ada crash yang memang sengaja dibuat seperti petir.
Dan di antara tangan drummer dengan semua suara itu, ada sepasang stick.
Maka, sebelum membeli, kenali dulu kebutuhanmu. Coba ukuran berbeda, rasakan material kayunya, perhatikan bentuk tip, dan dengarkan bagaimana suara yang dihasilkan.
Redaksi Energi Juang News




