Energi Juang News, Jakarta – Hasil pekan ketiga Liga Primer hari Sabtu (6/9/2026) dan Minggu (7/9/2026) berlangsung sangat ketat. Dari 20 klub peserta Liga Primer, kini hanya menyisakan dua klub yang menyapu bersih tiga laga. Arsenal dan Manchester City nyaman memuncaki klasemen di posisi pertama dan kedua. Dua klub favorit juara sekaligus musuh bebuyutan beberapa musim tersebut sama-sama meraih 9 poin.
Dalam London Derby yang ketat di Emirates Stadium tadi malam (7/9/2026), the Gunners menundukkan rival sekota Chelsea 2-1. Sehari sebelumnya the Citizen menang tipis 1-0 atas Coventry City di Etihad Stadium. Sedangkan Liverpool mulai bangkit setelah dua laga ditahan lawan-lawannya. The Reds menang 2-0 atas tuan rumah tim promosi Ipswich Town.
Rekor Tak Biasa Tiga Klub
Namun yang menarik dari pekan ketiga Liga Primer adalah munculnya rekor baru yakni tiga klub gagal menceploskan satu gol pun ke gawang lawan. Menurut Opta, musim 2026-27 menjadi musim pertama dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris di mana terdapat tiga tim yang gagal mencetak gol dalam ketiga pertandingan pembuka mereka. Aston Villa, Coventry dan Spurs gagal mencetak gol.
Ironisnya, Villa dan Spurs adalah dua klub yang masuk 5 besar belanja pemain di musim 2026-2027. Tottenham Hotspur menghabiskan dana 354,7 juta euro dan di posisi ketiga dalam bursa terbesar, Sedangkan Aston Villa merogoh kocek 300,2 juta euro dan berada di urutan kelima. Sementara Coventry City yang baru promosi ke Liga Primer menggelontorkan 148,55 juta euro, di urutan ke-12 klub paling boros.
Kondisi ini tentu saja makin menambah beban kedua pelatih, Unay Emery dan Roberto De Zerbi. Lebih-lebih bagi Emery yang musim lalu sukses maraih trofi UEFA Europa League dan menempati posisi keempat liga. Kondisi Villa sebenarnya bisa dimengerti jika tidak akan secemerlang musimm lalu karena ditinggalkan pemain-pemain bintangnya.
Namun tetap saja dengan belanja terbesar ketiga sebenarnya tidak alasan bagi Emery untuk tidak berprestasi. Sementara bagi De Zerbi, musim ini menjadi taruhan reputasinya setelah sukses menyelamatkan Spurs dari degradasi musim lalu. Sekali lagi ini adalah Liga Primer, liga terbaik sekaligus terketat. Apapun bisa terjadi dan ingat ini baru tiga pekan.




