Senin, Oktober 5, 2026
spot_img
BerandaHukumDugaan Penganiayaan ABK Ikan Terus Diselidiki Polisi

Dugaan Penganiayaan ABK Ikan Terus Diselidiki Polisi

Energi Juang News, Jakarta- Dugaan penganiayaan terhadap anak buah kapal (ABK) ikan yang dianiaya sejumlah orang di dalam tong berisikan air, terus diselidiki Polisi.

Polisi mengungkapkan kapal itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Merauke.

“Berangkatnya dari wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, yaitu di Muara Baru. Dan kapal ini tujuannya Merauke, berangkatnya tadi akhir Juli,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri kepada wartawan, Senin (5/9/2026).

Alrasyidin menyebut mereka melaut selama dua bulan dari akhir Juli hingga Oktober. Hingga kini telah teridentifikasi ada empat korban yang mengaku disiksa.

“Dari akhir Juli berarti kita hitung Agustus ya. Agustus, September, Oktober. Berarti hampir 2 bulan, 2 bulan lebih sedikit lah.,” katanya.

Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku penyiksaan tersebut. Namun, Alrasyidin mengatakan pihaknya juga tetap memprioritaskan kondisi para korban.

“Kita terintegrasi, Kepolisian Negara Republik Indonesia terintegrasi. Kita komunikasi langsung kepada Polres Kepulauan Aru. Langsung mereka merespons cepat, mereka juga komunikasi dengan KKP untuk sementara mengamankan kapal penangkap cumi ini,” katanya. “Yang jelas prioritas kita pertama biizmillah atas pertolongan Allah SWT, mudah-mudahan kita bisa menyelamatkan korban ini dulu. Nyawa, jiwa, kesehatan mental dan fisiknya bisa kita selamatkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini.

Diketahui, aksi penganiayaan itu juga beredar di media sosial. Berdasarkan video yang beredar, tampak seorang laki-laki terduduk dalam tong berisi air. Kemudian ada pria lain yang menyiksa ABK tersebut dengan cara diinjak hingga ditonjok.

Redaksi Energi Juang News

HD
HDhttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments