BerandaKriminalKepergok Mencuri Buah Pepaya, Dua Pria Dihukum Makan Daun Mentahnya

Kepergok Mencuri Buah Pepaya, Dua Pria Dihukum Makan Daun Mentahnya

Energi Juang News, Deli Serdang- Kepergok mencuri buah pepaya siap panen, dua pria pencuri justru dihukum memakan pahitnya daun pepaya mentah.

Video yang memperlihatkan hukuman sosial tak biasa bagi terduga pelaku kriminal itupun mendadak viral di media sosial.

Bagi sebagian orang, buah pepaya adalah pencahar alami yang sangat manjur, dan rasa manisnya buah pepaya matang dipohon.

Tapi mengunyah lembar demi lembar daun hijau tersebut di bawah tatapan tajam warga, artinya menelan pil pahit kehidupan dalam arti yang sebenarnya.

Video aksi penangkapan di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ini dipicu oleh kekesalan warga sekitar yang mengaku sering kehilangan hasil panen mereka.

Alih-alih langsung menyerahkan pelaku ke pihak kepolisian atau melakukan tindakan main hakim sendiri secara fisik, warga yang geram memilih memberikan hukuman sosial yang unik sekaligus memberikan efek jera di tempat kejadian.

Bukannya dihadiahi bogem mentah atau langsung diarak ke kantor polisi, warga Deli Serdang ternyata punya cara yang jauh lebih “edukatif” dan ramah lingkungan.

Mereka memaksa kedua pelaku mengunyah dan menelan daun pepaya mentah langsung dari pohonnya.

Bisa dibayangkan daun pepaya mentah memiliki kadar kepahitan yang berada di level premium.

Jangankan dimakan mentah tanpa garam, direbus berjam-jam saja terkadang pahitnya bisa menempel di lidah sampai keesokan harinya.

Video ekspresi wajah kedua pelaku yang menahan pahit sambil meringis dan merem-melek, seketika menjadi tontonan gratis yang menghibur sekaligus bikin ngilu netizen.

Kedua pencuri amatir langsung dibuat paham jalan pintas menuju pepaya manis sering kali harus melewati kunyahan daun yang luar biasa pahit.

Redaksi Energi Juang News

 

Kb
Kbhttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Hukum Jenaka, Politik Menggelitik dan Kriminal. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments