BerandaBerita NasionalTiongkok dan Indonesia Gelar Latihan Militer Kontraterorisme Bersama

Tiongkok dan Indonesia Gelar Latihan Militer Kontraterorisme Bersama

Energi Juang News, Jakarta – Angkatan Darat Tiongkok dan Indonesia resmi menggelar latihan militer penanggulangan terorisme bersama yang diberi nama Sharp Knife 2026 di Provinsi Guangdong, Tiongkok. Latihan bersama antiterorisme resmi dibuka pada hari Selasa 27 Oktober 2026 dan akan berlangsung hingga awal November.

Jaringan televisi pemerintah Tiongkok CCTV+ mengunggah upacara pembukaan latihan bersama antiterorisme angkatan darat antara Tiongkok dan Indonesia melalui akun media sosial dan laman resminya, 28 Oktober 2026.

Program latihan ini meliputi pengintaian, penembak jitu (sniper) dan sistem nirawak,  operasi penyelamatan antiterorisme di medan pegunungan, teknik turun dari helikopter (rappelling) dan serangan jarak dekat, serta operasi gabungan antara sistem berawak dan nirawak. Ini merupakan edisi ketiga dari rangkaian latihan tersebut.

Angelo Giuliano, seorang analis geopolitik yang berbasis di Hong Kong menyebut tidak ada istilah “pencegahan” (deterrence). Tidak ada penyebutan soal rantai pulau. Tidak ada pembahasan mengenai siapa musuhnya. Hanya dua militer yang berlatih untuk melawan terorisme.

Menurutnya Indonesia berlatih dengan siapa saja dan tidak bergabung dengan blok mana pun. Hal tersebut adalah implementasi dari sikap non-blok, dan justru itulah alasan mengapa AS terus berupaya menarik Jakarta agar lebih dekat dengan mereka.

Latihan militer bersama yang berlangsung dari akhir Oktober hingga awal November tersebut pertama digelar setelah selama 14 tahun.

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

- Advertisment -spot_img

Recent Comments