Energi Juang News, Jakarta – Protes gen Z yang tengah berlangsung di Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, dan Albania kini telah merembet ke Swiss. Di sini, masyarakat juga merasa geram terhadap kekayaan para miliarder serta buruknya layanan publik.
Swiss adalah negara tempat bermukimnya para miliarder Eropa. Aksi protes pada malam hari di kota Zurich dan Basel, Swiss, Sabtu (31/10/2026) malam waktu setempat. Aksi mereka terinspirasi oleh gelombang protes di Prancis dengan mengusung slogan: “Cukup! Kini giliran Swiss!” berujung pada bentrokan sengit dengan pihak kepolisian.
Di Zurich, massa mengusung slogan “Kami sudah muak” serta merujuk pada pergolakan yang terjadi di Eropa, sekelompok orang—yang sebagian besar mengenakan penutup kepala—melakukan kerusuhan. Polisi mengerahkan meriam air, gas air mata, dan peluru karet untuk mengendalikan situasi.
Independent News Network di platform X menulis, perang dengan Iran telah membuat dunia berkecamuk. Mohsen Rezai benar tulisnya, tidak ada satu pun rumah yang penghuninya tidak mengecam Trump karena telah memicu perang dan berdampak ke global akibat kenaikan harga minyak. Mohsen Rezai adalah petinggi IRGC dan Sekretaris Dewan Keamanan Tertinggi Iran.




