Rabu, Mei 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 744

Keren, Film Kang Mak Tembus 1,5 Juta Penonton

Gerak News, Jakarta- Film horor komedi Kang Mak yang diadaptasi dari karya layar lebar asal Thailand, Pee Mak sukses besar di bioskop. Baru mulai tayang di bioskop pada Kamis (15/8/2024) pekan lalu, film garapan rumah produksi Falcon Pictures itu sudah disaksikan hampir 1,5 juta penonton.

“Sampai hari ini, total sudah hampir 1,5 juta,” ujar produser Falcon Pictures, Frederica di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Pencapaian film Kang Mak disambut rasa syukur oleh tim produksi mereka. Meski sejak awal sudah optimis karya garapan sutradara Herwin Novianto bakal laris di pasaran, tak pernah terbayang sebelumnya oleh mereka kalau Kang Mak cuma butuh 5 hari untuk menembus box office.

“Ini pencapaian yang luar biasa, Puji Tuhan. Kami memang semangat banget dari awal untuk bisa merilis Kang Mak, dan bisa diterima seluruh masyarakat Indonesia. Tapi sekarang dengan pencapaian box office yang juga luar biasa, untuk 5 hari sudah 1,5 juta, aku rasa tanpa campur tangan Tuhan itu nggak mungkin bisa. Jadi, kami sangat bersyukur,” papar Frederica.

Ungkapan syukur juga datang dari aktor dan aktris yang terlibat dalam penggarapan film Kang Mak. Salah satunya seperti Vino G. Bastian, yang tak kuasa menutupi kebahagiaannya karena optimisme akan kesuksesan film Kang Mak terjawab hari ini.

“Dari sebelum film ini tayang, jadi waktu premiere, preview, dari beberapa teman random yang kami ajak nonton film ini, respons mereka memang cukup membuat optimis kalau film ini bisa tembus 1 juta plus 1. Sekarang, untuk 5 hari sudah mencapai 1,5 juta, ya itu harus kami syukuri,” tutur Vino G. Bastian.

Sementara bagi Herwin Novianto, kesuksesan film Kang Mak jadi jawaban atas penantian panjangnya memiliki satu karya box office. Ia mengapresiasi kerja keras para aktor dan aktris yang ikut berpartisipasi menyuksesksan film Kang Mak.

“Ya pencapaian ini bukan karena saya sendiri, tapi karena semua pemainnya juga. Ini film kami. Tapi, pelajaran yang bisa saya ambil adalah, memang harus bersabar untuk menunggu box office,” ucap Herwin Novianto sambil tersenyum sumringah.

Secara garis besar, film Kang Mak mengangkat alur cerita yang kurang lebih sama dengan kisah dalam Pee Mak.

Pee Mak sendiri berkisah tentang eks tentara bernama Mak, yang melanjutkan hidup bersama hantu istri dan anaknya. Menurut rumor yang beredar, istri serta anak Mak meninggal usai proses persalinan.

Hanya saja, Mak tak tahu kalau istri dan anaknya sudah tiada. Sementara rumor sudah santer beredar di kalangan masyarakat, termasuk ke teman-teman Mak.

Konflik berbumbu horor komedi dimulai ketika teman-teman Mak mulai berusaha mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyadarkan Mak, bahwa kedua orang yang ia sayangi sudah tiada. Di momen itu, Mak juga menghadapi perseteruan batin untuk memilih mengikuti rasa cinta atau kenyataan pahit.

Bedanya, nama-nama karakter di film Kang Mak dibuat lebih familiar dengan keseharian masyarakat Indonesia. Salah satunya seperti Vino G. Bastian dan Marsha Timothy, yang dalam film memerankan tokoh bernama Makmur serta Sari sebagai sosok sentral alur cerita. 

Redaksi Gerak News

Dorong Kemandirian Anggaran, Paramitha Akan Terapkan ‘Money Follow Program’

Gerak News, Brebes- Calon Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menegaskan, kemandirian anggaran suatu daerah menjadi kunci penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.

Selain itu, kemandirian anggaran juga memberdayakan potensi lokal.

“Untuk itu, saya akan mengupayakan peningkatan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, diantaranya melalui penerapan Money Follow Program sehingga hasilnya terukur dan tepat sasaran,” ujar Paramitha, di akun medsosnya baru-baru ini.

Anggota DPR-RI itu melanjutkan, optimalnya pembangunan di suatu daerah, ditentukan juga oleh besarnya Pendapatan Asli Daerah.

Karena itu, peningkatan alokasi anggaran belanja modal juga diperlukan, sehingga bisa lebih meningkatkan kontribusinya pada perekonomian daerah.

“Konsekuensinya antara lain, pengurangan pengeluaran operasi atau rutin, penggunaan produk lokal mulai dari panganan kecil untuk rapat sampai mampu meluaskan pasarnya,” ujarnya.

Paramitha juga menegaskan pentingnya peningkatan intensifikasi, ekstensifikasi dan diversifikasi ekonomi guna peningkatan penerimaan PAD.

Disamping itu, sambungnya, juga harus dilakukan penggalian sumber-sumber pendapatan baru, meningkatkan kualitas dalam pengumpulan dan pelaksanaan monitoring serta evaluasi berkesinambungan.

Dan hilirisasi produk pertanian untuk pemenuhan kebutuhan pangan di Kabupaten Brebes, juga sangat penting,” ujarnya.

Paramitha melanjutkan, pengalokasian anggaran yang tepat guna dan tepat sasaran juga harus dilakukan.

Semuanya, ujar Paramitha, harus bermuara pada penyelesaian permasalahan pembangunan di Kabupaten Brebes.

“Terobosan-terobosan itu penting, karena kinerja keuangan daerah Kabupaten Brebes selama ini menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan terhadap anggaran pemerintah pusat dan daerah sangat tinggi,” ungkap Paramitha.

“Hal itu berdampak pada rendahnya rasio kemandirian keuangan kabupaten Brebes,” pungkasnya.

Redaksi Gerak News

Akhirnya, PDI Perjuangan Bisa Usung Calon Sendiri Di Pilgub Jakarta

Gerak News, Jakarta- Mahkamah Konstitusi mengubah aturan dalam UU Pilkada mengenai aturan pencalonan kepala daerah. Aturan yang diubah MK adalah terkait penghitungan parpol untuk mengusung kepala daerah.

“Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk sebagian,” kata Ketua MK Suhartoyo membacakan amar putusan, Selasa (20/8).

Aturan mengenai hal tersebut termuat dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 atau UU Pilkada.

Berikut bunyi pasal sebelum diubah MK:

Pasal 40

(1) Partai Politik atau gabungan Partai Politik dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di daerah yang bersangkutan.

(2) Dalam hal Partai Politik atau gabungan Partai Politik dalam mengusulkan pasangan calon menggunakan ketentuan memperoleh paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), jika hasil bagi jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menghasilkan angka pecahan maka perolehan dari jumlah kursi dihitung dengan pembulatan ke atas.

(3) Dalam hal Partai Politik atau gabungan Partai Politik mengusulkan pasangan calon menggunakan ketentuan memperoleh paling sedikit 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ketentuan itu hanya berlaku untuk Partai Politik yang memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Dalam aturan itu, perhitungan mengacu pada jumlah kursi DPRD di daerah yang terkait. Kini, MK mengubah aturan tersebut. Acuannya kini kepada jumlah penduduk yang termuat dalam daftar pemilih tetap (DPT).

MK mengubah Pasal 40 ayat (1) UU 10/2016. Pasal tersebut kini berbunyi:

“Partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu dapat mendaftarkan pasangan calon jika telah memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Untuk mengusulkan calon gubernur dan calon wakil gubernur:

a. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 2.000.000 (dua juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 10% di provinsi tersebut

b. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 2.000.000 (dua juta) jiwa sampai dengan 6.000.000 (enam juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 8,5% di provinsi tersebut

c. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 6.000.000 (enam juta) jiwa sampai dengan 12.000.000 (dua belas juta), partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 7,5% di provinsi tersebut

d. provinsi dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 12.000.000 (dua belas juta), partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 6,5% di provinsi tersebut

Untuk mengusulkan calon bupati dan calon wakil bupati serta calon wali kota dan calon wakil wali kota:

a. kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap sampai dengan 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 10% di kabupaten/kota tersebut

b. kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) jiwa sampai dengan 500.000 (lima ratus ribu) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 8,5% di kabupaten/kota tersebut

c. kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 500.000 (lima ratus ribu) sampai dengan 1.000.000 (satu juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 7,5% di kabupaten/kota tersebut

d. kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 1.000.000 (satu juta) jiwa, partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu harus memperoleh suara sah paling sedikit 6,5% di kabupaten/kota tersebut

Selain itu, MK juga menyatakan bahwa Pasal 40 ayat (3) UU 10/2016 tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Putusan ini diwarnai alasan berbeda Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh serta pendapat berbeda Hakim Konstitusi Guntur Hamzah.

Putusan ini bisa mempengaruhi kontestasi Pilgub DKI Jakarta. Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus memborong hampir semua partai politik untuk mengusung Ridwan Kamil dan Suswono. Lawannya kemungkinan besar pasangan independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

PDI Perjuangan menjadi satu-satunya partai tak masuk dalam koalisi tersebut. Suara PDI Perjuangan sendiri tidak memenuhi syarat untuk mengajukan calon sendiri.

Petahana Anies Baswedan pun kemungkinan tidak bisa maju dalam Pilgub Jakarta 2024 karena kursi parpol diborong KIM Plus.

Namun bila merujuk aturan baru putusan MK, maka PDI Perjuangan dapat mengusung calon sendiri.

Jakarta punya DPT 8,2 juta pemilih. Sesuai aturan yang diputuskan MK, Jakarta masuk dalam kategori pasal 40 huruf c.

Dalam aturan itu, MK mengklasifikasikan daerah dengan DPT 6-12 juta, maka partai politik bisa mengusung calon dengan perolehan suara minimal 7,5%.

Pada Pileg 2024, PDI Perjuangan meraih 14,01% di Jakarta. Dengan begitu, PDI Perjuangan bisa mengajukan calon sendiri tanpa koalisi.

Redaksi Gerak News

Lagi, Serangan Israel Tewaskan Belasan Warga Palestina

Gerak News, Jakarta- Setidaknya 15 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan dua pertemuan di Kota Gaza dan Khan Younis di Jalur Gaza selatan, kata sumber Palestina pada hari Senin kemarin.

Melansir dari Xinhua, Selasa, 20 Agustus 2024, sumber keamanan Palestina mengatakan bahwa pesawat Israel menyerang sebuah pertemuan warga Palestina di kamp pengungsi Al-Shati di sebelah barat Kota Gaza.

Sumber medis mengatakan bahwa serangan udara itu menewaskan sembilan orang dan menyebabkan beberapa lainnya terluka. Semua yang terluka dibawa ke rumah sakit.

Selain itu, enam orang tewas dalam serangan Israel terhadap sebuah pertemuan warga Palestina di dekat titik distribusi internet di sebelah barat Khan Younis, menurut sumber medis.

Sementara itu, Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) melaporkan pada hari Senin bahwa setidaknya 289 pekerja bantuan, termasuk 207 anggota staf UNRWA, telah tewas di Jalur Gaza, bersama dengan 885 pekerja kesehatan.

Banyak korban tewas saat memberikan bantuan kemanusiaan atau perawatan medis kepada yang terluka dan sakit, tulis Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini di platform media sosial X.

Ia juga menyebutkan bahwa lebih dari 160 jurnalis dan pekerja media tewas saat meliput dampak kemanusiaan dari konflik dan pelanggaran hukum humaniter internasional yang sedang berlangsung.

Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Hamas di Jalur Gaza untuk membalas amukan Hamas melalui perbatasan selatan Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang.

Redaksi Gerak News

Gus Falah: Produksi Cetak Rekor, Bukti SKK Migas Berupaya Optimal

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menilai produksi migas pada 17 Agustus yang mencapai titik tertinggi pada tahun ini, merupakan bukti Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) berupaya optimal dalam meningkatkan produksi migas nasional.

Untuk diketahui, produksi minyak tercatat 607.816 barel minyak per hari (BOPD) dan gas 7.212 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

“Peningkatan produksi ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah SKK Migas lakukan, seperti optimalisasi sumur-sumur yang telah berproduksi maupun eksplorasi,” ujar Gus Falah, Selasa 20 Agustus 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, hingga November 2023 SKK Migas telah menambah cadangan sebesar 599,08 million barrels of oil equivalent (MMBOE) dan rasio penggantian cadangan migas atau reserves replacement ratio (RRR) 104,5%. 

Menurut Gus Falah, itu adalah langkah penting untuk meningkatkan produksi.

 SKK Migas pun terus melakukan eksplorasi intensif untuk terus menemukan cadangan baru. Tajak Sumur Eksplorasi di beberapa tempat, seperti South Andaman dan Banggai, adalah contoh eksplorasi intensif tersebut.

Penemuan dua sumur gas bercadangan besar di Selat Makassar dan perairan utara Pulau Sumatera juga membuktikan upaya optimal SKK Migas,” ujar Gus Falah.

“Jadi SKK Migas ini memang fokus lakukan eksplorasi, hingga berbuah pada meningkatnya produksi,” pungkasnya.

Redaksi Gerak News

Benarkah KFC Terafiliasi Dengan Israel?

Benarkah KFC Terafiliasi Dengan Israel?

Energi Juang News, Jakarta- Sebagian masyarakat Indonesia masih menyerukan boikot terhadap merek atau perusahaan yang dianggap terafiliasi dengan Israel.

Merek waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC), merupakan salah satu yang masuk daftar boikot di Indonesia.

Namun, apakah anggapan KFC sebagai merek atau perusahaan yang terafiliasi dengan Israel sudah tepat?

Mari kita cek faktanya.

Di tanah air, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) merupakan pemegang waralaba KFC.

Melansir website IDX, mayoritas saham PT Fast Food Indonesia Tbk. dimiliki oleh PT Gelael Pratama sebanyak 40% dan PT. Indoritel Makmur Internasional Tbk sebanyak 35.84%.

Kedua perusahaan tersebut merupakan perusahaan Indonesia.

Jajaran kepimpinan PT Fast Food Indonesia Tbk juga sepenuhnya dipegang oleh warga negara Indonesia, dengan Ricardo Gelael sebagai Direktur Utama dan Ferry Noviar Yosaputra sebagai Wakil Direktur Utama.

Baca Juga : KFC Jadi Restoran Cepat Saji Terfavorit Di Indonesia

Jadi, bisa disimpulkan bahwa KFC bukan merek atau perusahaan yang terafiliasi dengan Israel.

Lantas, bagaimana dengan KFC di level global? Apakah memang terafiliasi dengan Israel, atau pro Israel?

Untuk diketahui, Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) Indonesia tidak memasukkan KFC dalam daftar terbaru produk yang terkait dengan Israel dan harus diboikot.

Menurut @GerakanBDS_ID, meskipun KFC memiliki investasi yang signifikan di Israel, tapi KFC tidak secara langsung terlibat dalam apa yang dianggap sebagai ‘kejahatan Israel terhadap Palestina’. 

Gerakan BDS Indonesia menjelaskan bahwa mereka hanya memasukkan merek dalam daftar boikot yang memiliki ‘Kontribusi’ dan ‘Keterlibatan’ langsung dalam mendukung kebijakan dan ekonomi Israel. 

Sedangkan untuk KFC, meskipun terdapat investasi besar, tidak ada bukti langsung bahwa mereka mendukung kebijakan Israel yang berdampak negatif terhadap Palestina.

Sehingga, KFC dan beberapa merek besar lainnya tidak dimasukkan dalam daftar boikot BDS.

Maka, bisa disimpulkan bahwa boikot terhadap KFC karena tuduhan ‘terafiliasi dengan Israel’ atau ‘pro Israel’, adalah keliru dan salah sasaran.

Redaksi Energi Juang News

Kolombia Resmi Hentikan Ekspor Batu Bara Ke Israel

Gerak News, Jakarta- Presiden Kolombia Gustavo Petro mengumumkan pada Minggu bahwa negaranya “secara resmi” menghentikan ekspor batu bara ke Israel karena telah digunakan di dalam senjata yang dipakai untuk menyerang penduduk Palestina di Gaza.

“Batu bara Kolombia digunakan untuk membuat bom yang membunuh anak-anak Palestina,” kata Petro di X membenarkan keputusan tersebut menanggapi serangan Israel yang terus berlangsung di Gaza sejak pecah perang 7 Oktober 2023.

Keputusan yang ditandatangani Presiden Petro bersama menteri luar negeri, keuangan, pertambangan, dan perdagangan ini akan berlaku lima hari setelah diterbitkan dalam lembaran resmi.

Kolombia mengekspor lima persen dari total produksi batu baranya ke Israel.

Selain menghentikan ekspor, Kolombia juga telah menangguhkan hubungan diplomatiknya  dengan Tel Aviv, seperti yang diumumkan Mei lalu, karena serangan Israel di Gaza.

Redaksi Gerak News

Menyimak Karakter Orang Indonesia Timur Di “Kaka Boss”

Gerak News, Jakarta- Penulis dan sutradara Arie Kriting ingin menunjukkan gambaran karakter orang Indonesia Timur lewat film “Kaka Boss”, yang akan ditayangkan di bioskop mulai 29 Agustus 2024.

Film “Kaka Boss” bercerita tentang penagih utang asal Indonesia Timur yang setelah keluar dari penjara memutuskan untuk beralih profesi menjadi penyanyi demi membuat anak perempuannya bangga.

“Saya ingin buat sebuah cerita tentang orang Timur yang tidak terlalu berat, fun-fun saja,” kata Arie dalam sesi wawancara khusus di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin.

“Ada keinginan bahwa, ‘oke, saya mau mengubah stigma’, tapi saya enggak mau jauh-jauh dari akarnya,” ia menambahkan.

Menurut Arie, orang Timur sering dilekatkan dengan kehidupan yang “keras” dan keberanian dalam mengambil risiko.

Arie berusaha menunjukkan ciri itu dalam tokoh Ferdinand “Kaka Boss” Omakare, yang diperankan oleh Godfred Orindeod.

Ferdinand dalam film “Kaka Boss” digambarkan sebagai penagih utang asal Indonesia Timur yang ditakuti di Jakarta.

Melalui filmnya, Arie juga ingin menunjukkan bahwa tidak semua orang Timur piawai menyanyi layaknya penyanyi profesional.

“Ada stigma setiap orang Timur suaranya pasti bagus kan, nah saya mau mematahkan stigma itu, kayaknya enggaksemua orang Timur bisa nyanyi deh,” kata suami aktris Indah Permatasari itu.

Arie membuat film “Kaka Boss” karena ingin menceritakan kisah komedi tentang orang Timur.

“Saya ingin mencari sesuatu yang tidak berjarak dengan orang, dan ketika di delivery ceritanya seru-seru aja, dan mungkin masalah keluarga yang bisa bikin orang relate,” kata Arie.

“Boleh dikata ‘Kaka Boss’ ini tidak menyertakan konflik dari keluarga miskin, keluarga yang tidak bersekolah, tetapi konflik muncul dari interaksi antar keluarganya,” kata dia.

Pemeran film “Kaka Boss” meliputi Godfred Orindeod, Glory Hillary, Mamat Alkatiri, Abdur Arsyad, Putri Nere, Ernest Prakasa, Nowela Mikhelia, Aurel Mayori, Chun “Funky Papua”, Elsa Japasal, Ge Pamungkas, Priska Baru Segu, Teddy Adhitya, dan Reinold Lawalata.

Redaksi Gerak News

Pilgub Jakarta, PDI Perjuangan Masih Upayakan Pencalonan Anies

Gerak News, Jakarta- Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pihaknya hingga kini masih mengupayakan Anies Baswedan dan mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk maju di Pilgub Jakarta. Kendati demikian, ia menyebut jika Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus sudah terkonsolidasi dengan kuat maka pihaknya akan menyampaikan kepada rakyat tak bisa mengusung seseorang.

“Kami lagi berupaya sedemikian rupa masih dengan partai-partai lain sebisa mungkin sebelum tanggal 27 kami cari peluang. Kalau peluangnya dapat, kami akan bawa Anies sebagai orang pertama dan Hendi (Hendrar Prihadi) sebagai orang kedua,” kata Said di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).

Said mengatakan sudah ada komunikasi dengan Anies Baswedan terkait Pilkada Jakarta. Ia menyebut sedari awal sudah diputuskan Anies sebagai orang pertama di Jakarta dan kadernya di posisi cawagub.

“Sudah. Saya yang komunikasi (dengan Anies). Ya memang dari sejak awal Pak Anies yang Cagub. Kami akan orang keduanya,” ucap Said.

Ia lantas berbicara soal peluang PDI Perjuangan tak memiliki teman koalisi di Jakarta. Said menyebut apa boleh buat, maka pada waktu yang tepat pihaknya bakal menyampaikan ke publik bahwa tak bisa mengusung calon.

“Tapi kalau toh pada akhirnya kami tidak bisa, katakanlah, karena sudah KIM Plus terkonsolidate kami tidak punya kawan lagi untuk maju, ya apa boleh buat? Kami akan berbicara kepada rakyat pada waktunya mungkin oleh Pak Sekjen bahwa PDI Perjuangan tidak bisa mencalonkan untuk Pilkada DKI yang akan datang,” ucapnya.

Ia menjawab kemungkinan Anies untuk dimerahkan sebagai kader PDIP masih jauh pembicaraannya. Said menyebut hingga kini partainya masih berupaya untuk bisa mengusung calon di Pilkada Jakarta.

“Nggak. Belum, belum (arah Anies dimerahkan). Masa mau langsung menawarkan Pak Anies sebagai kader dan sebagainya, tidak. Kita tidak sampai sejauh itu. Kita akan mencari peluang-peluang yang mungkin masih bisa dilakukan,” tutur anggota DPR RI ini.

“Kalau toh pada akhirnya pintu semua tertutup, karena KIM Plus sudah terkonsolidasi kan kami harus menghormati KIM Plus juga. Karena KIM Plus menghormati kami juga yang berupaya. Kan biasa seperti itu. Cara hormat menghormati di kami itu harus dijaga,” imbuhnya.

Redaksi Gerak News

Film Horor ‘Pee Mak’, Antara Cinta Dan Kenyataan

Gerak News, Jakarta- Film horor komedi Kang Mak from Pee Mak resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 15 Agustus 2024. Ini merupakan karya hasil remake dari film bergenre serupa asal Thailand berjudul Pee Mak. Ini adalah film legendaris Thailand yang dirilis pertama kali pada 2013 lalu.

Untuk menyemarakkan perilisan film versi Indonesia ini, beberapa waktu lalu dua pemeran utama film Pee Mak, Mario Maurer dan Davika Hoorne, berkunjung ke Indonesia. Mereka menghadiri Gala Premiere film Kang Mak from Pee Mak yang digelar pada Sabtu malam, 3 Agustus 2024 lalu.

Usai menonton film, Mario Maurer pun mengaku suka dengan versi Indonesia. “Ini kerja yang bagus. Aku suka. Jadi mengeluarkan banyak energi saat menyaksikan filmnya, karena lucu sekali. Aku jadi ingat syutingnya lagi kala itu,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Davika Hoorne. Dia mengungkapkan rasa takjubnya kepada film remake ini karena berhasil menyuntikkan kultur budaya Indonesia ke dalam alur cerita dan menciptakan perpaduan yang memuaskan gelak tawa penonton. “Meskipun tak semuanya sama seperti di Pee Mak, tapi ini cukup memuaskan,” kata Davika.

Seperti apa sinopsis Pee Mak, film asli dari remake versi Indonesia Kang Mak?

Melansir dari IMDB, film Pee Makdibuat berdasarkan cerita rakyat yang populer di Thailand. Ceritanya berfokus pada seorang pria bernama Mak yang ditugaskan dalam perang pada awal Dinasti Rattanakosin. Di masa perang, ia berteman dengan Ter, Puak, Shin, dan Aey, yang nyawanya ia selamatkan.

Setelah perang berakhir, Mak mengundang keempat sahabat prajuritnya untuk berkunjung ke rumahnya di kota Phra Khanong. Mak juga memperkenalkan mereka kepada istrinya yang cantik, bernama Nak dan bayi laki-laki mereka yang baru lahir, Dang.

Setibanya di kampung halaman Mak, para sahabat Mak melihat penduduk desa ketakutan oleh hantu. Kemudian, sebuah rumor beredar di desa bahwa Nak sebenarnya telah meninggal setelah melahirkan bayinya, Dang, yang telah meninggal di dalam rahim.

Adapun sumber rumor ini adalah Bibi Priak. Dia merupakan pemilik toko minuman keras setempat. Namun, dia ditemukan tewas mengambang di sungai beberapa hari kemudian setelah menyebarkan rumor tersebut.

Keempat sahabat Mak itu pun merasa sudah waktunya untuk memberi tahu Mak tentang kemungkinan Nak dan Dang yang bisa saja telah meninggal. Sedangkan, istri dan anak yang ditemui Mak saat ini adalah hantu yang bertahan untuk menghantui Mak.

Ter, Puak, Shin, dan Aey pun mempertaruhkan nyawa mereka untuk memberitahu Mak. Namun, mereka tetap membebaskan Mak untuk memilih cinta atau kenyataan.

Redaksi Gerak News