Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalBenarkah KFC Terafiliasi Dengan Israel?

Benarkah KFC Terafiliasi Dengan Israel?

Energi Juang News, Jakarta- Sebagian masyarakat Indonesia masih menyerukan boikot terhadap merek atau perusahaan yang dianggap terafiliasi dengan Israel.

Merek waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC), merupakan salah satu yang masuk daftar boikot di Indonesia.

Namun, apakah anggapan KFC sebagai merek atau perusahaan yang terafiliasi dengan Israel sudah tepat?

Mari kita cek faktanya.

Di tanah air, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) merupakan pemegang waralaba KFC.

Melansir website IDX, mayoritas saham PT Fast Food Indonesia Tbk. dimiliki oleh PT Gelael Pratama sebanyak 40% dan PT. Indoritel Makmur Internasional Tbk sebanyak 35.84%.

Kedua perusahaan tersebut merupakan perusahaan Indonesia.

Jajaran kepimpinan PT Fast Food Indonesia Tbk juga sepenuhnya dipegang oleh warga negara Indonesia, dengan Ricardo Gelael sebagai Direktur Utama dan Ferry Noviar Yosaputra sebagai Wakil Direktur Utama.

Baca Juga : KFC Jadi Restoran Cepat Saji Terfavorit Di Indonesia

Jadi, bisa disimpulkan bahwa KFC bukan merek atau perusahaan yang terafiliasi dengan Israel.

Lantas, bagaimana dengan KFC di level global? Apakah memang terafiliasi dengan Israel, atau pro Israel?

Untuk diketahui, Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) Indonesia tidak memasukkan KFC dalam daftar terbaru produk yang terkait dengan Israel dan harus diboikot.

Menurut @GerakanBDS_ID, meskipun KFC memiliki investasi yang signifikan di Israel, tapi KFC tidak secara langsung terlibat dalam apa yang dianggap sebagai ‘kejahatan Israel terhadap Palestina’. 

Gerakan BDS Indonesia menjelaskan bahwa mereka hanya memasukkan merek dalam daftar boikot yang memiliki ‘Kontribusi’ dan ‘Keterlibatan’ langsung dalam mendukung kebijakan dan ekonomi Israel. 

Sedangkan untuk KFC, meskipun terdapat investasi besar, tidak ada bukti langsung bahwa mereka mendukung kebijakan Israel yang berdampak negatif terhadap Palestina.

Baca juga :  Pengamat: Elektabilitas Tertinggi, Wajar Ansy Lema Diusung PDI Perjuangan

Sehingga, KFC dan beberapa merek besar lainnya tidak dimasukkan dalam daftar boikot BDS.

Maka, bisa disimpulkan bahwa boikot terhadap KFC karena tuduhan ‘terafiliasi dengan Israel’ atau ‘pro Israel’, adalah keliru dan salah sasaran.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments