Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 803

Yamaha Luncurkan Yamaha Exciter 155

Gerak News, Jakarta – Di tengah gencarnya penjualan produk motor listrik di Indonesia, Yamaha seakan tak gentar meladeni masifnya persaingan pasar otomotif di segmen roda dua.

Seperti halnya yang terjadi baru baru ini, pabrikan logo garpu tala meluncurkan Yamaha Exciter 155 spek 2024. Motor ini tergolong ke motor bebek super atau bebek sport karena pakai mesin yang cukup besar.

Mesinnya pakai mesin 1 silinder 4-tak SOHC 155 cc dengan VVA. Mirip dengan yang dipakai Yamaha R15 transmisinya pakai 6 tingkatan percepatan.

Tidak sampai disitu, pabrikan jepang ini juga membekali fitur yang sangat penting untuk berkendara, fitur yang baru ada di Yamaha Exciter 155 2024 adalah fitur Anti-Lock Braking System.

Fitur tersebut seakan merepresentasikan kepedulian pabrikan asal Jepang ini terhadap keselamatan pelanggannya.

motor ini juga sudah di bekali dengan smart key system atau keyless, terdapat juga port untuk mengisi daya smartphone.

Lampu depan dan belakang sudah pakai model LED, serta speedometer full digital di motor baru bebek super Yamaha Exciter 155 ini.

Sayangnya Yamaha Exciter 155 ini meluncur baru untuk pasar Thailand. Sedangkan di Indonesia, masih harus menunggu dengan sabar.

Untuk Harga yang di tawarkan di pasar Thailand sendiri, di bandrol dengan harga 79.500 Thailand Baht atau sekitar Rp 34 jutaan dengan kurs saat ini.

Kira-kira menarik tidak ya jika motor ini meluncur di Indonesia?

Redaksi Gerak News

.

Evan Dimas Angkat Bicara Soal Garuda Muda

“Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang”

Gerak News, Jakarta – Setelah timnas U23 Indonesia menelan kekalahan 1-2 saat bertanding di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Kamis (2/5/2024) malam WIB. 

Ragam komentar di berikan warganet terkait performa pemain timnas U23 Indonesia khususnya Marselino Ferdinan yang di nilai egois. 

Kritik yang membangun hingga komentar negatif bersarang di kolom komentar Instagram Marselino Ferdinan. 

Hal itu menyita perhatian pemain senior timnas Indonesia, Evan Dimas. Pemain 29 tahun tersebut meminta para penggemar Merah Putih berlaku bijak. 

“Mendukunglah dengan bijak, teriakanmu sangat berpengaruh untuk Merah Putih. Berteriaklah yang lantang dan keras untuk mendukung bukan menjatuhkan,” tulis Evan di Instagram, Jumat (3/5/2024). 

Tulisan Evan di unggah bersama foto Marselino Ferdinan dan kapten timnas U23 Indonesia, Rizky Ridho, saat menjuarai SEA Games 2023. 

“Dua putra terbaik bangsa yang pernah membuat Indonesia bangga, yang pernah membuat Merah Putih berkibar di negara lain, yang pernah membuat semua orang dari Sabang sampai Merauke berteriak, terharu, dan bangga,” katanya. 

Dua putra terbaik bangsa yang pernah mencetak sejarah setelah 32 tahun Indonesia tidak menjuarai SEA Games,” ucap Evan. 

“Dukunglah dengan hal yang positif, doakan, dan juga mereka, kawal mereka sampai Merah Putih bersorak di kancah dunia.” 

Jika tidak mampu mendukung saat kalah, jangan bersorak saat timnas menang,” lanjut Evan dengan menambahkan bendera Indonesia. 

Evan mengakhiri tulisannya dengan mengatakan bahwa Rizky Ridho dan Marselino tetap menjadi yang terbaik. 

Adapun peluang Indonesia lolos ke Olimpiade Paris 2024 masih terbuka meski kalah dari Irak di Piala Asia U23 2024. 

Indonesia akan melawan tim peringkat empat Piala Afrika U23, Guinea, di Paris pada 9 Mei 2024 untuk memperebutkan satu tiket Olimpiade yang tersisa. 

Redaksi Gerak News

Makam Kapiten Oey Kiat Diusulkan Jadi Cagar Budaya

Gerak News, Jakarta- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Provinsi Banten, Rizal Ridolloh mengatakan makam Kapiten Oey Kiat Tjin di Karawaci diusulkan menjadi situs cagar budaya, dan kini dalam proses izin dari pihak keluarga.

“Pemkot Tangerang sudah mengusulkan secara resmi ke Pemerintah Pusat agar makam Kapiten Oey Kiat Tjin menjadi situs cagar budaya karena kini dalam proses izin dari pihak keluarga,” kata Rizal di Tangerang, Sabtu.

Ia mengatakan makam Kapiten Oey Kiat Tjin diusulkan menjadi cagar budaya karena memiliki nilai sejarah etnis keturunan Tionghoa (China Benteng).

Makam Oet Kiat Tjin merupakan bagian dari situs bersejarah dan sudah memenuhi syarat administratif sebagai cagar budaya, mulai dari usia bangunan hampir 100 tahun hingga nilai historis yang dimilikinya.

“Semoga Makan Kapiten Oey Kian Tjin dapat secepatnya ditetapkan sebagai cagar budaya di Kota Tangerang. Sehingga, ke depannya dapat menjadi situs bersejarah edukatif yang dapat dilestarikan secara baik,” katanya.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga berupaya mengusulkan situs-situs bersejarah lainnya menjadi cagar budaya di Kota Tangerang seperti Gerbang Rumah Kebun Lenhoff Wergade dan Rumah Telepon Jalan Daan Mogot Kota Tangerang.

Content Creator Budaya Peranakan Tionghoa Elsa Novia Sena dalam keterangannya mengatakan Oey Kiat Tjin adalah seorang Landheer Karawatji atau tuan tanah. Kemudian, ia menjadi Kapitein der Chinezen Tangerang atau pemerintahan sipil Tionghoa lokal terakhir di Tangerang pada tahun 1928.

Pada zaman Belanda dulu, kapitan itu yang memimpin sebuah wilayah. Sama halnya seperti seorang wali kota, camat, dan lurah. Kapiten Oey Kiat Tjin mengatur perizinan legal masyarakat, politik, hingga ritual keagamaan. Ayahnya, Oey Djie San juga dulu adalah seorang Kapitan dan wafat pada 11 Oktober 1925.

Ia lalu melanjutkan kepemimpinan ayahnya selama enam tahun sampai sebelum wafat pada tahun 1934,” kata dia

Ia menjelaskan setelah selesai masa pemerintahan Belanda sistem kapitan tidak dilanjutkan. Sehingga, Oey Kiat Tjin menjadi Kapitan terakhir yang ada di Kota Tangerang.

Terkait pengajuan Makam Kapiten Oey Kiat Tjin menjadi cagar budaya merupakan langkah yang sangat baik. Ia berharap dengan diajukannya Makam Kapiten Oey Kiat Tjin menjadi cagar budaya dapat menjadi edukasi bagi masyarakat Kota Tangerang  tentang sejarah yang ada khususnya sejarah peranakan Tionghoa China Benteng.

“Mudah-mudahan, Makam Kapiten Oey Kiat Tjin dapat segera menjadi Cagar Budaya. Sehingga, jejak sejarah peranakan Tiongha China Benteng di Kota Tangerang dapat lestari dan menjadi edukasi bagi masyarakat Kota Tangerang,” harapnya.

Redaksi Gerak News

.

Hilang Selama 8.000 Tahun, Arkeolog Temukan Kota yang Hilang

Kota Tersebut Terendam Air Ketika Gletser Mulai Mencair

Gerak News, Jakarta – Baru baru ini seorang arkeolog maritim Garry Momber dan penjelajah National Geographic Albert Lin menemukan kota yang pernah hilang di dalam perairan Selat Inggris lewat misi “Pencarian Kota Hilang” 2019.

Penemuan para arkeolog yang menggemparkan ini telah terjadi di Pulau Wight, sebuah Pulau terbesar di Inggris, terletak di Selat Inggris, 3–5 miles (5–8 km) arah selatan dari pantai county Hampshire.

Perairan di pulau ini memang sudah lama menyembunyikan tanda-tanda adanya kota yang hilang sekitar 8.000 tahun yang lalu.

Hamparan kota yang tenggelam itu dulunya merupakan lahan kering yang menghubungkan Inggris ke daratan Eropa.

Namun, karena permukaan air laut yang jauh lebih rendah pada ribuan tahun yang lalu, kawasan tersebut akhirnya tenggelam.

Tapi meninggalkan gambaran tentang kehidupan manusia prasejarah ribuan tahun lalu yang di kenal sebagai Doggerland.

Dilansir dari National Geographic, Doggerland adalah sebutan untuk para pemburu dan pengumpul yang bermigrasi mengikuti musim, seperti memancing, berburu, dan mengumpulkan makanan.

Keberadaan peradaban Doggerland mulanya terkonfirmasi pada akhir abad ke-19. Namun, baru sekitar satu abad yang lalu kapal-kapal secara tidak sengaja mulai menggali benda-benda penting arkeologi.

Temuan bersejarah pertama di temukan kali pada tahun 1931 ketika sebuah kapal pukat menarik sebongkah gambut saat memancing lobster di sekitar timur Norfolk.

Di dalam bongkahan gambut ini terdapat ujung tanduk yang kemungkinan di gunakan sebagai tombak masyarakat di masa antara 10.000 SM dan 4.000 SM.

Pada misi 2019 yang di lakukan Albert Lin, para arkeolog menemukan sisa-sisa pohon yang bertahan di bawah air selama lebih dari 8.000 tahun.

Saat itu, para penyelam menjelajah lebih dalam ke jurang yang dalam. Mereka menemukan sebuah bangunan kayu yang di yakini sebagai dermaga.

“Rasanya seperti kita sedang duduk di kota hantu kuno, tapi di bawah air,” kata Lin, dilansir dari laman The Archeologist.

Kayu ini awet secara alami karena kurangnya oksigen di bawah air.

Di lansir dari Express, kota tersebut terendam air ketika gletser mulai mencair dan memenuhi dataran rendah hingga membentuk selat.

Fenomena alam tersebut di duga mendorong penduduk untuk bermigrasi ke tempat yang lebih tinggi.

Namun, catatan sejarah menunjukkan bahwa selat yang menghubungkan Inggris dan Eropa itu di duga terbentuk karena tsunami besar.

Tsunami itu di sebabkan tanah longsor yang terjadi di Norwegia yang di kenal sebagai Storegga Slides.

Luapan air tersebut menghancurkan kota Inggris Kuno. Air mengalir sejauh 40 kilometer ke daratan dan mengubah rawa di Selat Inggris itu menjadi lautan penuh.

Kisah manusia purba di Doggerland merupakan kisah peringatan dampak naiknya permukaan air laut dengan cepat.

Redaksi Gerak News

Gedung Putih : Israel Belum Ungkap Rencana Komprehensif Invasi Rafah

Gerak News, Jakarta- Israel belum menunjukkan kepada pemerintahan Biden sebuah “rencana komprehensif” untuk melakukan invasi terhadap Rafah di mana sekitar 1,5 juta pengungsi Palestina mencari perlindungan, kata Gedung Putih, baru-baru ini.

Gedung Putih menyampaikan hal tersebut ketika laporan meningkat bahwa Tel Aviv sedang bersiap untuk operasi militer besar-besaran di Israel, kota Gaza selatan.

Juru bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre, mengatakan Washington sudah “menyatakan dengan jelas” kepada Israel mengenai kekhawatiran mereka terhadap “setiap operasi militer besar” di Rafah, khususnya kebutuhan untuk melindungi penduduk sipil di wilayah tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa nyawa mereka terlindungi,” katanya kepada wartawan di Gedung Putih.

“Kami percaya bahwa pemerintah Israel akan mempertimbangkan kekhawatiran kami,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa AS belum melihat sebuah rencana yang komprehensif dan mereka ingin memastikan bahwa pembicaraan tersebut terus berlanjut karena penting untuk melindungi nyawa dari lebih satu juta warga Palestina yang tidak bersalah yang mencari perlindungan di Rafah.

Komentar tersebut muncul setelah situs berita Politico melaporkan bahwa Israel telah memberi pengarahan kepada pejabat AS dan kelompok bantuan mengenai rencana “untuk mulai mengeluarkan warga Gaza dari Rafah,” dan secara paksa merelokasi mereka lagi ke kota tetangga al-Mawasi sebelum dimulainya invasi.

Al-Mawasi adalah kota kecil Gaza di pantai barat laut Rafah.

Tidak jelas bagaimana kawasan itu dapat menampung sekitar 1,7 juta warga Palestina di Rafah, sekitar 1,5 juta di antaranya merupakan pengungsi selama perang Israel di wilayah kantong yang terkepung tersebut.

IDF telah memberi tahu kelompok bantuan bahwa mereka akan memulai invasi “segera”, dua sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Politico.

Surat kabar Wall Street Journal secara terpisah melaporkan bahwa Israel memberi waktu satu minggu kepada Hamas untuk menyetujui perjanjian gencatan senjata sementara yang akan membebaskan 33 sandera dan permusuhan dihentikan selama 40 hari.

Selama jangka waktu tersebut, negosiasi dapat dilanjutkan untuk pembebasan sandera lebih lanjut dan kemungkinan perpanjangan gencatan senjata.

Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pekan ini bahwa pasukannya akan menyerang Rafah “dengan atau tanpa” perjanjian gencatan senjata.

Israel menggempur Jalur Gaza sebagai pembalasan atas serangan lintas batas yang dilakukan oleh Hamas, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Sedikitnya 34.622 warga Palestina telah tewas di Gaza, yang sebagian besar di antaranya adalah perempuan dan anak-anak, dan 77.867 orang terluka, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Perang Israel di Gaza telah menyebabkan 85 persen penduduk wilayah itu mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

Redaksi Gerak News

Fenomena Cuaca Panas di Indonesia

Fenomena Udara Panas Yang Terjadi, Akibat Gerak Semu Matahari

Gerak News, Jakarta – BMKG telah memprediksi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu sebanyak 63,66% Zona Musim akan memasuki periode Musim Kemarau pada bulan Mei hingga Agustus 2024.

“Memasuki periode Mei, sebagian wilayah Indonesia mulai mengalami awal kemarau dan sebagian wilayah lainnya masih mengalami periode peralihan musim atau pancaroba, sehingga potensi fenomena suhu panas dan kondisi cerah di siang hari masih mendominasi cuaca secara umum di awal Mei 2024.” ungkap Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto di Jakarta 03/04/2024.

Mencermati kejadian fenomena gelombang panas yang terjadi di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir, Guswanto menambahkan bahwa fenomena gelombang panas tersebut tidak terkait dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia.

Hal ini karena fenomena udara panas yang terjadi di Indonesia belakangan merupakan fenomena yang bersiklus terjadi setiap tahun sebagai akibat dari adanya gerak semu matahari dan kondisi cuaca cerah pada siang hari.

Lebih lanjut, Guswanto menjelaskan bahwa istilah gelombang panas menurut World Meteorological Organization (WMO) merupakan fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut, dengan suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih.

Fenomena gelombang panas ini umumnya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa, Amerika, dan sebagian wilayah Asia.

Secara meteorologis, hal tersebut dapat terjadi karena adanya udara panas yang terperangkap di suatu wilayah dekat permukaan akibat anomali dinamika atmosfer, sehingga aliran udara tidak bergerak dalam skala yang luas, misalnya pada sistem tekanan tinggi skala luas dalam periode cukup lama.

Kondisi atmosfer tersebut sulit terjadi di wilayah Indonesia yang berada di wilayah ekuator.

Berdarkan data BMKG, kondisi suhu panas di wilayah Indonesia dengan nilai di atas 36°C tercatat pada beberapa wilayah, seperti di Deli Serdang (Sumatera Utara) 37,1 °C, Medan (Sumatera Utara) 36,6 °C, Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) 36,6 °C, Sidoarjo (Jawa Timur) 36,6 °C dan Bengkulu sebesar 36,6 °C.

Meskipun beberapa wilayah mengalami cuaca yang panas, potensi hujan sedang-lebat di sebagian wilayah Indonesia masih ada, tambahnya.

Guswanto menyampaikan dalam sepekan terakhir bulan April 2024, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih terjadi di beberapa wilayah, seperti di Kerinci (Jambi) 83,8 mm/hari, Manado (Sulawesi Utara) 80mm/hari, Aceh Besar (Aceh) 130mm/hari, Sorong (Papua Barat) 91.0 mm/hari, Minangkabau (Sumatera Barat) 84 mm/hari, Kufar (Maluku) 83 mm/hari, dan Indragiri (Riau) sebesar 92 mm/hari.

Sementara itu Kepala Pusat Meteorologi Publik, Andri Ramdhani menyampaikan bahwa memasuki awal Mei 2024 ini, potensi hujan dengan intensitas lebat masih dapat terjadi dalam sepekan kedepan di beberapa wilayah Indonesia, seperti di sebagian Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Kondisi ini dipicu oleh aktivitas gelombang atmosfer, yaitu gelombang ekuatorial Rossby dan gelombang Kelvin, Madden-Julian Oscillation (MJO), dan sirkulasi siklonik yang membentuk daerah perlambatan dan pertemuan angin, khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

“Mengingat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat masih dapat terjadi di Indonesia, sedangkan sebagian wilayah lain masih berpotensi mengalami fenomena suhu panas, maka masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun selalu waspada terhadap potensi bencana, serta terus memantau informasi peringatan dini cuaca melalui aplikasi infoBMKG untuk mendapatkan informasi yang lebih detail,”.

Redaksi Gerak News

Jonatan Christie Pastikan Tiket Final Piala Thomas Cup 2024

Gerak News, Jakarta – Turun di partai ketiga kejuaraan Piala Thomas Cup, pemain yang karib disapa Jojo mengalahkan tunggal putra Taiwan, Wang Tzu Wei.

Jojo menang dua gim langsung 21-11, 21-16 di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, China, Sabtu (4/5/2024) malam WIB.

Hasil ini memastikan Indonesia unggul 3-0 atas Taiwan. Skuad Garuda berhak melaju ke final Piala Thomas 2024.

Sebelum Jojo, kemenangan juga dipersembahkan oleh Anthony Sinisuka Ginting dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Ginting yang turun di partai pertama menakukkan jagoan Taiwan, Chou Tien Chen dengan skor 21-18, 21-19.

Sementara itu, Fajar/Rian mengalahkan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Lee Yang/Wang Chi Lin lewat rubber game 16-21 21-19 21-18.

Bagi Indonesia, ini merupakan final ketiga Thomas Cup secara beruntun sejak edisi 2020 dan 2022.

Di final Piala Thomas 2024, Ginting cum suis akan menantang pemenang laga China vs Malaysia.

Redaksi Gerak News

Paus Fransiskus Sebut Industri Senjata Ambil Untung Dari Kematian

Gerak News, Jakarta- Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus baru-baru ini mengecam industri senjata yang disebutnya “mengambil keuntungan dari kematian”.

Di depan khalayak di Vatikan pada Audiensi Umum, dia mengatakan bahwa saat ini, investasi yang menghasilkan pendapatan terbesar adalah pabrik-pabrik senjata.

“Mendapat keuntungan dari kematian adalah hal yang sangat buruk,” katanya seperti dikutip Vatican News.

Fransiskus meminta umat Katolik untuk berdoa bagi perdamaian dan korban perang.

“Perang selalu menjadi kekalahan,” kata dia, seraya menyerukan doa bagi mereka yang menderita akibat perang di Ukraina dan Palestina.

Fransiskus juga menyoroti kondisi parah yang dialami pengungsi Rohingya di Myanmar akibat perang saudara.

“Mari kita berdoa demi perdamaian, mari kita meminta perdamaian sejati bagi mereka dan seluruh dunia,” katanya.

Redaksi Gerak News

.

Spanyol Batalkan Hadiah Untuk Penyelenggaraan Duel Matador-Banteng

Gerak News, Jakarta- Spanyol akan membatalkan hadiah nasional untuk penyelenggaraan duel matador dengan banteng karena menurunnya popularitas dan kekhawatiran terhadap kesejahteraan hewan.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Kebudayaan Spanyol Ernest Urtasun , Jumat (3/5).

“Kami menyimpulkan bahwa mayoritas masyarakat Spanyol mengkhawatirkan kesejahteraan hewan. Kami tidak ingin terus memberikan hadiah yang mengapresiasi kekerasan terhadap hewan,” kata Ernest Urtasun dalam wawancara dengan media Spanyol La Sexta, seperti dilansir Anadolu.

Hadiah nasional adu banteng pertama kali diberikan oleh pemerintah Spanyol di bawah pemimpin konservatif Mariano Rajoy pada tahun 2013. Selain pengakuan, penghargaan tahunan ini juga dilengkapi dengan hadiah 30 ribu euro atau sekitar Rp517 juta.

Urtasun mengatakan kepada La Sexta bahwa penyiksaan terhadap hewan tidak boleh dihadiahi dengan uang publik, terutama karena statistik pemerintah menunjukkan bahwa kurang dari 2 persen orang Spanyol menonton duel matador dengan banteng pada tahun 2022.

Di masa lalu, wilayah Kepulauan Canary dan Catalonia di Spanyol bahkan telah mengeluarkan larangan pertarungan matador dengan banteng, meskipun larangan di Catalonia dibatalkan di pengadilan.

Data pemerintah menunjukkan bahwa di Galicia, Asturias, Kepulauan Balearic, Kepulauan Canary, La Rioja, Ceuta, dan Melilla hanya ada satu peristiwa pertarungan matador lawan banteng pada tahun 2022. Di Catalonia, terdapat 54 peristiwa.

Namun, menurut data, adu banteng masih relatif populer di beberapa wilayah Spanyol seperti Valencia dan Madrid.

Emiliano Garcia-Page, pemimpin Sosialis Castille-La Mancha, tempat pertarungan banteng juga cukup populer, bahkan mengumumkan pada Jumat (3/5) bahwa ia akan membuat hadiah pertarungan matador dengan banteng regional untuk menggantikan hadiah di tingkat nasional.

Kepala bidang lingkungan hidup dan pertanian wilayah Madrid, Carlos Novillo, juga mengumumkan penghargaan regional baru, mengecam pemerintah pusat karena melemahkan tradisi Spanyol terkait duel matador lawan banteng.

Meskipun duel matador versus banteng berakar kuat dalam budaya dan sejarah Spanyol, tapi kegiatan ini sudah tidak lagi disukai di zaman modern.

Jajak pendapat tahun 2020 yang dilakukan oleh Electomania menemukan bahwa 46,7% orang Spanyol mengatakan duel matador lawan banteng harus dilarang secara hukum; 34,7% mengatakan mereka tidak menyukai pertarungan itu, tetapi menentang larangan; dan hanya 18,6% yang mengatakan bahwa ini adalah tradisi yang harus dijunjung tinggi.

Redaksi Gerak News

.

Gus Falah : Penerapan Kuota Volume Gas PGN Wujudkan Keadilan Sosial

Kuota Volume Gas Untuk Realisasikan Pemerataan

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan penerapan kuota volume gas bumi oleh PT PGN Tbk merupakan upaya mewujudkan keadilan sosial.

Gus Falah mengungkapkan, dengan adanya kuota volume gas itu, pemerataan penyaluran gas bumi bisa direalisasikan.

“Dengan kuota itu, sebagian besar volume gas bumi tidak dinikmati oleh golongan tertentu saja, seperti perusahaan atau industri. Rakyat atau rumah tangga juga berhak mengakses gas bumi,” ujar Gus Falah, Jumat (3/5/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, gas sebagai sumber daya harus dibagikan secara adil dan merata kepada seluruh golongan masyarakat. Dengan demikian, substansi dari keadilan sosial telah terpenuhi.

Gus Falah pun menyinggung kondisi hulu gas bumi mengalami penurunan alamiah serta perbaikan sumur. Namun negara yang direpresentasikan PGN harus tetap memenuhi kebutuhan seluruh rakyat akan gas bumi.

Dengan kondisi hulu gas yang kurang bagus, kuota volume dapat menjadi solusi agar penyaluran gas bisa tetap berkeadilan, tidak hanya dinikmati golongan tertentu saja,” ujar Gus Falah.

“Harus diingat, kita juga sedang fokus mengembangkan Jaringan Gas Rumah Tangga, yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor LPG. Nah, penerapan kuota gas ini harus menyokong pengembangan tersebut,” pungkasnya.

Redaksi Gerak News