Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
BerandaDaerahBMKG Perbarui Parameter Gempa Cilacap, Magnitudo Dikoreksi Menjadi 4,9

BMKG Perbarui Parameter Gempa Cilacap, Magnitudo Dikoreksi Menjadi 4,9

Energi Juang News, Jakarta- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Banjarnegara mengoreksi parameter gempa yang terjadi di Cilacap pada Jumat (4/4) pukul 13.59 WIB.

Setelah analisis lebih lanjut, gempa tersebut memiliki magnitudo 4,9, berbeda dari informasi awal yang menyebutkan magnitudo 5,0.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara, Hery Susanto Wibowo, menjelaskan, “Setelah dilakukan analisis terhadap semua data yang masuk, gempa yang terjadi pada pukul 13.59 WIB itu bermagnitudo 4,9, bukan magnitudo 5,0 seperti informasi sebelumnya.”

Hery menambahkan bahwa informasi awal gempa disampaikan dalam waktu kurang dari tiga menit setelah kejadian, sehingga belum semua data dapat dianalisis secara menyeluruh.

“Info awal kejadian gempa disampaikan dalam waktu kurang dari tiga menit, sehingga belum semua data masuk dan dianalisis,” ujarnya.

Gempa tersebut berlokasi di koordinat 8,63 derajat Lintang Selatan dan 108,86 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak 78 kilometer arah selatan Kabupaten Cilacap, dengan kedalaman 10 kilometer.

Hery menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik,” tambahnya.

Dampak gempa dirasakan di beberapa daerah, dengan intensitas II-III MMI di wilayah Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Kulon Progo. Intensitas II MMI berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, sedangkan intensitas III MMI berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Hingga pukul 14.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga :  Masyarakat Sekitar Gunung Gede-Pangrango Diimbau Waspada Peningkatan Aktivitas Vulkanik

“Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa,” pesan Hery. Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments