Energi Juang News, Jakarta- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan bahwa skema one way lokal dan nasional akan diterapkan mulai besok untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, menyatakan bahwa one way lokal akan diberlakukan pada 5 April 2025, sementara one way nasional akan diterapkan pada 6 April 2025.
“Kami melihat potensi peningkatan arus balik pada tanggal tersebut, sehingga skema one way ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas,” ujar Budi Setiyadi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 4 April 2025.
Budi menjelaskan bahwa skema one way lokal akan diterapkan di ruas tol tertentu yang menjadi titik rawan kemacetan, sedangkan one way nasional akan mencakup jalur-jalur utama yang menghubungkan berbagai daerah.
“Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian dan operator tol untuk memastikan kelancaran pelaksanaan skema ini,” tambahnya.
Selain itu, Kemenhub juga mengimbau para pemudik untuk mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas selama perjalanan arus balik.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama demi kelancaran dan keamanan bersama,” kata Budi.
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel tambahan untuk mengawal pelaksanaan skema one way ini.
“Kami akan menempatkan personel di titik-titik strategis untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali,” ujar Istiono.
Dengan adanya skema one way lokal dan nasional ini, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar dan mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi pada periode tersebut.
Redaksi Energi Juang News



