Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaPolitikMuncul Slogan Aceh, Maluku dan Papua Merdeka di Forum PBB, Mengapa Bisa?

Muncul Slogan Aceh, Maluku dan Papua Merdeka di Forum PBB, Mengapa Bisa?

Energi Juang News, Jakarta-Slogan “Aceh Merdeka, Maluku Merdeka, dan Papua Merdeka muncul di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, baru-baru ini.

Gerakan separatis Papua , Maluku, hingga Aceh pun kembali menjadi sorotan.

Dalam sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial, sekelompok orang diduga warga negara Indonesia (WNI) berpakaian adat berfoto sambil mengacungkan slogan seperti “Aceh Merdeka, Maluku Merdeka, dan Papua Merdeka” di ruang sidang Majelis Umum PBB.

Momen itu tampak berlangsung dalam pembukaan sidang ke-24 Forum Permanen PBB tentang Isu-Isu Adat (UNPFII) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April-2 Mei mendatang.

Dalam salah satu video yang beredar di media sosial, terlihat petugas keamanan United Nations Department of Safety and Security (UNDSS) mendatangi meja sekelompok orang tersebut dan mengambil slogan kertas yang mereka bawa seperti “Maluku Merdeka”, “Papua Merdeka”, dan “Aceh Merdeka”.

Salah satu utusan itu mengeklaim bahwa teguran dari petugas keamanan dating setelah kehadiran mereka dilaporkan oleh Asisten Penasihat Militer Perwakilan Tetap RI di PBB.

“Ini kan forum PBB, suka-suka kita. Kita punya hak, bukan DPR Indonesia. Kau Islam-larang kita,” ujar salah satu anggota delegasi dalam video tersebut.

PBB memang rutin menyelenggarakan berbagai sidang yang fokus terhadap berbagai isu hak asasi manusia, termasuk soal jaminan hak masyarakat adat di berbagai negara.

Sidang UNPFII tahun ini diadakan selama dua pekan di markas PBB dan dihadiri oleh ratusan utusan dari berbagai negara termasuk organisasi masyarakat adat.

Forum ini merupakan ruang diskusi bagi negara-negara anggota PBB dan perwakilan masyarakat adat dunia untuk membahas pelaksanaan Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat.

Baca juga :  Legislator Disangka Tenaga Ahli di Kantin DPR, Ini Respons Santai Syafruddin

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Rolliansyah (Roy) Soemirat), membenarkan kejadian slogan berbunyi “Papua, Maluku, dan Aceh Merdeka” di forum PBB itu.

Roy menganggap kejadian tersebut tidak bertanggung jawab dan hanya mencari sensasi belaka.

“Memang ada kejadian mengenai orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan forum United Nations Permanent Forum on Indigenous Issues (UNPFII) beberapa hari yang lalu,” kata Roy ke awak media usai konferensi pers di Gedung Palapa pada Kamis (24/4).

Dia menjelaskan forum tersebut di bawah PBB. Di sana, anggota PBB negara-negara melakukan pertukaran pikiran mengenai upaya pemberdayaan masyarakat adat dan cara bekerja sama dengan negara-negara lain dengan mempertimbangkan serta menghormati kehormatan anggota negara-negara.

“Amat memalukan, memang ada beberapa individu yang menyalahgunakan kehadirannya di forum tersebut untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan penyelenggaraan forum itu sendiri,” ungkap dia.

Dengan demikian, saat ini ada orang-orang yang bisa hadir ke forum PBB meski dengan bendera LSM tetapi memanfaatkannya untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu tidak bisa diterima bahkan oleh organisasi internasional itu sendiri.

“Jadi ketika ada orang-orang mencari sensasi yang melakukan hal tersebut sudah jelas-jelas itu melakukan tindakan yang menyalahgunakan forum dan mungkin dapat dikatakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab atau bahkan tidak memiliki etika sama sekali apalagi etika untuk berperilaku dalam masyarakat internasional,” ungkap Roy.

Redaksi Energi Juang

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments