Energi Juang News, Jakarta- Terowongan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta kembali mencatat sejarah baru. Dalam proyek Fase 2A segmen CP205, tim konstruksi berhasil menembus kedalaman 27 meter di bawah tanah. Fakta ini menjadikan terowongan ini sebagai yang terdalam di Indonesia sejauh ini.
Pihak MRT Jakarta menyebutkan, “Kedalaman terowongan ini berada di sekitar kawasan Glodok dan Kota, yang merupakan daerah padat bangunan tua dan jaringan utilitas.” Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Silvia Halim, menegaskan bahwa tantangan geoteknik di kawasan ini sangat tinggi. “Kami harus menjaga struktur bangunan di atasnya tetap aman, termasuk berbagai cagar budaya,” ungkapnya.
Baca Juga : Hari Ini, Naik MRT hingga Transjakarta Gratis!
Tak hanya kedalaman yang luar biasa, progres pembangunan juga menunjukkan semangat kerja luar biasa dari para pekerja lapangan. Silvia menyebutkan bahwa pekerjaan pengeboran menggunakan mesin Tunnel Boring Machine (TBM) kedua saat ini telah melintasi 1.064 meter dari total rute 1.348 meter, dan ditargetkan tembus penuh hingga akhir Mei 2025. “Mesin TBM kedua akan mencapai titik akhir di Stasiun Kota. Ini bagian penting dari penyelesaian CP205,” katanya.
CP205 merupakan bagian dari jalur Fase 2A MRT yang menghubungkan Stasiun Glodok hingga Stasiun Kota sepanjang 1,4 kilometer. Rangkaian pekerjaan sipil dimulai sejak November 2022 dan direncanakan rampung pada April 2027.
Keberhasilan ini bukan hanya catatan teknis, tetapi juga bukti bahwa pembangunan urban yang maju bisa tetap menghormati nilai sejarah. “Kita menjaga nilai budaya sambil membangun masa depan,” kata Silvia penuh semangat.
Redaksi Energi Juang News



