Rabu, April 22, 2026
spot_img
BerandaDaerahDaerah Khusus JakartaPetugas Gabungan Bongkar Posko Ormas Ilegal di Jakarta Selatan: 4 Fakta Menarik

Petugas Gabungan Bongkar Posko Ormas Ilegal di Jakarta Selatan: 4 Fakta Menarik

Energi Juang News, Jakarta– Dalam rangka memberantas aksi premanisme, aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta Selatan, TNI, dan Satpol PP melakukan pembongkaran terhadap sejumlah posko organisasi masyarakat (ormas) yang berdiri tanpa izin resmi. Tindakan tegas ini dilakukan pada Senin, 19 Mei 2025.

Dua posko yang disasar dalam operasi tersebut adalah milik Forum Betawi Rempug (FBR) di Pejaten Timur, Pasar Minggu, dan satu lagi milik Pemuda Pancasila (PP) di kawasan Pasar Kambing, Jakarta Selatan.

Menurut Kompol Murodih, Kasi Humas Polres Metro Jaksel, aksi pembongkaran ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya yang bertujuan menciptakan rasa aman dan tertib di lingkungan masyarakat. “Kami menindak posko-posko ilegal ini karena menjadi simbol premanisme yang meresahkan warga,” ujar Murodih.

  1. Ditemukan Dokumen Permintaan Dana

AKP Bima Sakti, Kanit Resmob Polres Metro Jaksel, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah dokumen penting di lokasi pembongkaran. ermasuk proposal permohonan bantuan dana serta amplop berstempel yang biasa digunakan untuk menyebar surat atau proposal tersebut ke masyarakat.

“Selain proposal, kami juga menemukan buku catatan uang masuk ormas dan surat kuasa penagihan utang,” ungkap Bima dalam konferensi pers di Mapolres Jaksel.

  1. Senjata Tajam Disita dari Lokasi

Polisi turut mengamankan berbagai jenis senjata tajam (sajam) yang ditemukan di posko. Di antaranya dua celurit, satu samurai, satu mandau, tiga benda tumpul, dua stik golf, dan satu tongkat kayu.

“Senjata-senjata ini diduga milik oknum warga yang pernah terlibat tawuran di sekitar wilayah tersebut,” jelasnya.

  1. Posko Berdiri di Lahan Milik Pemerintah

Posko yang dibongkar diketahui berdiri di atas lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan memanfaatkan trotoar yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki. Warga sekitar telah lama mengeluhkan keberadaan bangunan ilegal ini karena mengganggu aktivitas harian.

Baca juga :  Santunan Ratusan Juta Diterima Korban Longsor Bantargebang

“Salah satu posko bahkan berdiri di depan minimarket yang dekat jalur rel kereta dan menyebabkan gangguan pada operasional usaha di sekitarnya,” tutur Bima.

  1. Dipakai untuk Konsumsi Miras

Selain masalah legalitas lahan, beberapa posko ormas juga dilaporkan sering digunakan sebagai tempat konsumsi minuman keras. Hal ini membuat pengunjung maupun pegawai minimarket di dekatnya merasa terganggu dan tidak nyaman.

“Warga menyampaikan bahwa aktivitas mabuk-mabukan yang sering terjadi di posko tersebut menimbulkan keresahan,” tambahnya.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments