Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
BerandaHiburanJelang Tur Dunia, My Chemical Romance Kembali Jadi Perbincangan

Jelang Tur Dunia, My Chemical Romance Kembali Jadi Perbincangan

Energi Juang News, Jakarta-Usai mengumumkan tur dunia bertajuk Long Live The Black Parade yang akan mampir berbagai kota besar di dunia, termasuk Jakarta pada 3 Mei 2026, My Chemical Romance kembali jadi perbincangan khalayak. 

Dalam rangkaian tur ini, My Chemical Romance (MCR) akan membawakan full album legendaris yang dirilis pada 20 Oktober 2006, The Black Parade.

Album ini menjadi simbol kejayaan mereka di era 2000-an.

Setelah sempat vakum dan resmi bubar pada 2013, MCR mengejutkan publik dengan reuni mereka di tahun 2019. Sejak itu, secara perlahan membangun kembali eksistensi mereka dan membuktikan bahwa album The Black Parade masih memiliki tempat istimewa di hati penggemar dengan adanya tur dunia ini. 

Kesempatan sekali seumur hidup ini akan menjadi momen langka bagi penggemar di Indonesia untuk menyaksikan langsung MCR yang kini hadir membawa semangat yang lebih kuat. 

My Chemical Romance terbentuk pada 2001 setelah vokalis Gerard Way menyaksikan langsung serangan 11 September 2001 di New York. Lagu pertama mereka berjudul “Skylines and Turnstiles” yang ditulis sebagai respons emosional terhadap tragedi tersebut.

Sedangkan nama My Chemical Romance berasal dari novel Ecstasy: Three Tales of Chemical Romance karya Irvine Welsh. Nama ini diusulkan dari Mikey Way, bassis band sekaligus adik Gerard yang pada saat itu bekerja di toko buku. 

Album The Black Parade (2006) dianggap sebagai karya magnum opus mereka. Konsep album ini menyerupai opera rock dan banyak dibandingkan dengan The Wall milik Pink Floyd atau American Idiot dari Green Day. Lagu “Welcome to the Black Parade” menjadi anthem generasi emo.

MCR pun memutuskan untuk bubar pada 22 Maret 2013 setelah 12 tahun berkarya. Mereka bubar bukan karena konflik, melainkan dorongan untuk menjaga keaslian dan integritas band itu sendiri.

Baca juga :  Momen Haru Ivan Gunawan di Uganda

Setelah bubar pada Oktober 2013, MCR kembali reuni pada 2019 dan merilis lagu baru berjudul The Foundations of Decay di 2022. Lagu ini menjadi penanda kuat kembalinya semangat kreatif MCR ke panggung global.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments