
EnergiJuangNews,- Ketika istri malas melayani suami dalam urusan ranjang, lalu berbagai alasan dikemukakan, boleh jadi dia memang tengah memiliki tokoh alternatip. Bila suami lengah sedikit saja, jangan kaget bila tiba-tiba digugat cerai bini. Apa nggak ngenes jadinya, sudah tak pernah dapat layanan ranjang sesuai porsinya, tiba-tiba dipaksa jadi duda merana.
Dadut warga Makasar, hampir saja mengalami tragedi rumahtangga yang mengenaskan itu. Gegara kondisi ekonomi Dadut yang goyah, gejala penyakit sikap mendua pasangannya mulai menghawatirkan.Kala Masalahnya istri sudah mulai berpaling ada pria lain, mulai tercium bau busuknya serapat apapun menutupinya.
Untung saja Dadut cepat tanggap. Berkat teknologi canggih di era digital ini, aplikasi canggih telah menyelamatkan rumahtangganya dari keterpurukan yang mendalam. Bila pun harus bubar, Dadut tak perlu kehilangan muka sekaligus.
Selama 15 tahun berumahtangga dengan Lili, rumahtangga Dadut aman-aman saja. Tapi sudah beberapa bulan ini istrinya yang ibu rumahtangga murni, mendadak suka pergi ketika suami di kantor. Ini yang cerita para tetangga lo. Pintarnya Lili, sekitar pukul 17:00 sudah kembali di rumah, sehingga suami tak tahu bahwa istri baru saja ngelayap ke mana saja.
Di luar informasi para tetangga, di malam hari Lili juga mulai ogah-ogahan melayani nafkah batin suami. Alasannya macem-macem, yang ngantuklah, yang capeklah. Bila dipaksakan pelayannya mau-mau nggak-nggak. Benar-benar seperti kedebog pisang yang dingin dan kaku, tak ada kreasi dan improvisasi. Apalagi aksi helikopter layakmya di film film. Bahasanya sekarang, permainan itu demikian garing dan asam.
Dalam hati Dadut membenarkan laporan para tetangga itu.Dari Lili yang suka dandan seksi, hingga pulang diantar laki laki yang bukan suaminya. Jangan-jangan istri memang punya tokoh alternatip yang mau disiapkan di 2026 nanti menjelang pemilu. Maka mumpung belum terlanjur, Dadut pun mencoba mengantisipasi. Diam-diam HP istrinyadipasangi aplikasi canggih semacam GPS.
Dugaan Dadut tak meleset, dari share GPS yang dipasangnya diam diam, terlihat aktifitas Lili kemana saja ia pergi terlihat. Sebab Lili belakangan memang terlihat mondar mandir kerumah Ebod,38, teman sekolah SMAnya dulu. Waktu itu mereka pernah sir-siran tapi tak berlanjut, sebab selepas SMA Lili dan Ebod mengembangkan karier masing-masing.
Awal begitu ketemu dalam sebuah acara reuni, cinta lama yang masih ada klapret-klapretnya tersebut timbul lagi, bahkan bersemi bagaikan bibit tumbuh di musim penghujan.
Habis reuni hubungan berlanjut lewat WA, makin seru saja rupanya. Bila koalisi sudah berhasil dibangun, kemana lagi targetnya bila bukan eksekusi? Di suatu tempat, mereka pun berbagi cinta, meski kini Ebod statusnya hanya sebagai “generasi penerus” tapi masih asyik juga. Terutama bagi Lili, permainan suami kalah jauh…….
Ya gara-gara itulah, Lili jadi ketagihan. Namun demikian Dadut tak mau menuduh istri secara telak, hanya diam-diam pas HP istri tak dikantongi, dimasukkannya aplikasi canggih itu. Nah, sejak itu ke mana saja Lili pergi suami bisa memantaunya. Benar-benar seperti anjing kesayangan dipasangi chip karena takut hilang.
Pada hari Jumat kemarin hati Dadut bergemuruh karena aplikasi canggih itu menunjukkan pergerakan Lili ke sebuah hotel di Makasar. Maka segera saja dia menghubungi untuk menggerebeknya. Dan benar saja, Lili memang ada di sebuah kamar bersama Ebod. Keduanya langsung digelandang ke Polres Makasar. Dalam pemeriksaan, keduanya baru saja menjalankan “Jumat nikmat” tapi belum tuntas sudah digerebek petugas. “Kami baru sekali ini melakukan,” kata Ebod.
Sekali untuk hari ini, yang kemarin-kemarin sudah berapa kali?
Redaksi Energi Juang News



