Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisRI dan AS Sepakati Percepatan Negosiasi Terkait Tarif Trump 32 Persen

RI dan AS Sepakati Percepatan Negosiasi Terkait Tarif Trump 32 Persen

Energi Juang News, Jakarta– Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat mempercepat pembahasan tarif impor sebesar 32 persen yang diumumkan Presiden AS Donald Trump. Kesepakatan itu lahir usai pertemuan antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan pejabat tinggi Amerika Serikat di Washington D.C., Rabu, 9 Juli 2025. Negosiasi akan difokuskan dalam tiga pekan ke depan untuk mencapai solusi saling menguntungkan.

Airlangga menyebut kedua negara telah memiliki pemahaman yang sama dalam menanggapi perkembangan situasi perdagangan ini. Pembahasan mencakup isu tarif, hambatan non-tarif, ekonomi digital, investasi, dan keamanan ekonomi. Meski kebijakan tarif dari AS cukup mengejutkan, hubungan dagang RI-AS dinilai tetap kuat. Bahkan, terbuka peluang lebih besar untuk memperkuat kolaborasi, khususnya dalam sektor pertanian, energi, dan mineral penting.

Dalam pernyataannya, Airlangga juga menyinggung ketertarikan AS terhadap sektor mineral kritis Indonesia. Dengan cadangan besar seperti nikel, tembaga, dan kobalt, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis dalam rantai pasok global. Pemerintah pun mendorong kerja sama pengolahan dan hilirisasi mineral untuk membuka pasar yang lebih luas.

Langkah konkret dari kerja sama bilateral ini juga ditunjukkan melalui sejumlah kesepakatan dagang yang diteken perusahaan Indonesia dengan mitra bisnis di AS. Total nilai kesepakatan tersebut mencapai 34 miliar dolar AS. Pertamina akan mengimpor minyak dari AS. Busana Apparel Group, FKS Group, Sorini Agro Asia Corporindo, dan asosiasi produsen tepung terigu akan membeli kapas, jagung, dan gandum.

Airlangga menjelaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan kepercayaan yang kuat antara pelaku usaha kedua negara. Menurutnya, langkah ini bukan hanya respons terhadap kebijakan tarif AS, tetapi juga bagian dari strategi Indonesia memperluas pasar dan meningkatkan nilai investasi.

Baca juga :  Pedagang Desak Penghapusan Larangan Penjualan Rokok di Pasar

Sebagai informasi, Presiden Donald Trump mengumumkan tarif baru tersebut pada awal pekan ini, yang rencananya akan mulai berlaku efektif per 1 Agustus 2025. Kebijakan ini menimbulkan sejumlah reaksi. Menteri Perhubungan Indonesia mengusulkan penghapusan bea masuk untuk komponen pesawat asal AS sebagai bagian dari upaya diplomasi dagang.

Pemerintah berharap negosiasi selesai dalam tiga minggu ke depan. Solusi terbaik harus menjaga hubungan strategis kedua negara dan mencegah gejolak perdagangan lebih luas.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments