Energi Juang News, Jakarta– Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menunjukkan kepeduliannya terhadap siswa SMK AP (17) yang menjadi korban aksi penyiraman air keras oleh teman sekolahnya. Bantuan dalam bentuk santunan disampaikan kepada keluarga korban guna membantu biaya pengobatan.
Polres Jakarta Utara Beri Santunan untuk Korban Penyiraman Air Keras
Bantuan ini disalurkan secara langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz melalui Wakapolsek Tanjung Priok, AKP Hariyanto pada Senin malam, 4 Agustus 2025.
“Santunan diterima langsung oleh ibu korban, Karsuaningsih, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” ujar Hariyanto kepada wartawan pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Hariyanto menambahkan bahwa kasus ini melibatkan empat pelajar yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka melakukan penyiraman air keras yang menyebabkan luka bakar cukup serius pada korban.
Baca juga : Para Pelajar Lakukan Penyiraman Air Keras, Bagaimana Kondisi Korban?
“Kondisi korban saat ini berangsur membaik dan masih dalam perawatan intens oleh pihak medis RSCM,” tambahnya.
Ibunda korban, Karsuaningsih, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian dari pihak kepolisian. Selain memberikan bantuan finansial, pihak kepolisian juga telah menjenguk korban secara langsung di rumah sakit.
Dukungan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian aparat terhadap korban kejahatan yang terjadi di lingkungan sekolah. Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan pelajar sebagai pelaku dan korban, serta menunjukkan perlunya perhatian lebih pada isu kekerasan di kalangan pelajar.
Redaksi Energi Juang News



