Senin, Juni 1, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaPenut, Pencuri Mayat Jabang Bayi, Sosok Angker dari Alam Lain

Penut, Pencuri Mayat Jabang Bayi, Sosok Angker dari Alam Lain



Energi Juang News,Sidoarjo– Malam kelima setelah pemakaman
bayi Pak Kadrun menjadi awal dari kisah mengerikan yang mengusik ketenangan
warga Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Awalnya, tidak ada yang menyangka bahwa makam
jabang bayi yang baru saja dimakamkan itu akan menjadi pusat kehebohan satu
desa. Warga mengenal Pak Kadrun sebagai sosok yang pendiam dan sederhana. Namun
sejak kematian anaknya yang masih bayi, ia tampak berubah sering termenung dan
meminta bantuan pada pemuda desa untuk menjaga makam selama tujuh hari. Tak
seorang pun mengira bahwa tugas itu akan menjadi awal dari pengalaman
supranatural yang mengerikan dan menyimpan misteri yang belum terpecahkan
hingga kini.

Tiga pemuda desa, yakni Imron, Kibul, dan Adam, menerima
tugas jaga malam dengan sukarela. Mereka merasa kasihan kepada Pak Kadrun dan
menganggap itu hanya sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Malam pertama hingga keempat berjalan normal, walau suasana pekuburan memang
membuat bulu kuduk mereka sering meremang. Namun di malam kelima, keanehan
mulai terjadi. Imron, yang sehari sebelumnya mengeluhkan demam dan lemas,
tiba-tiba hadir di makam tanpa dipanggil. Wajahnya pucat pasi, matanya memerah
seperti kurang tidur, dan ia lebih banyak diam daripada berbicara.

“Aneh, Ron. Kemarin kamu katanya demam, kok bisa ikut malam
ini?” tanya Adam yang merasa janggal. Imron hanya menoleh perlahan dengan
tatapan kosong, tanpa menjawab sepatah kata pun. Kibul, yang duduk agak jauh,
hanya bisa berbisik ke Adam, “Kamu lihat matanya? Kayak bukan Imron yang
biasa.” Malam itu terasa lebih dingin dari biasanya, dan suasana menjadi sangat
tidak nyaman. Meski was-was, mereka tetap melanjutkan tugas hingga akhirnya
Adam dan Kibul memutuskan pergi sebentar membeli rokok, meninggalkan Imron
sendirian.

Setelah kurang lebih dua puluh menit, mereka kembali ke
lokasi makam. Namun pemandangan yang mereka saksikan membuat mereka tercekat.
Makam bayi itu tampak terbongkar, tanahnya berserakan, dan liang kubur menganga
dalam kegelapan. Imron pun tak terlihat di mana pun. “RON!!” teriak Kibul
panik. Adam mencoba menyalakan senter dari ponselnya, memeriksa sekeliling
area, tapi tak ada tanda-tanda kehidupan. Mereka pun langsung berlari ke rumah
Pak Kadrun untuk melaporkan kejadian tersebut. Wajah Pak Kadrun langsung pucat
begitu mendengar makam anaknya dibongkar.

Malam itu juga, mereka sepakat untuk mendatangi rumah Imron
demi mencari jawaban. Setibanya di rumah, mereka mengetuk pintu dan langsung
disambut oleh ibu Imron. “Maaf, Imron lagi tidur. Dari pagi tadi demam tinggi,
ndak kemana-mana,” ucap ibunya. Adam dan Kibul saling berpandangan, tubuh
mereka menggigil tanpa bisa berkata-kata. Jika Imron sakit dan ada di rumah
sejak pagi, lalu siapa yang berada bersama mereka di makam malam tadi? Sosok
itu menyerupai Imron secara persis, tetapi tak menunjukkan ciri khas manusia
biasa. Inilah pertama kalinya mereka mendengar nama: Penut.

Menurut penuturan sesepuh desa, Penut adalah makhluk gaib
dari alam lain yang kerap menyaru menjadi manusia, biasanya untuk mencuri mayat
bayi. Ia disebut-sebut sering muncul pada malam ke-5 hingga ke-7 setelah
pemakaman bayi. “Penut itu bisa menyerupai siapa saja, apalagi yang sedang
sakit atau tak sadarkan diri,” ujar Mbah Surawi, salah satu orang tua yang
tinggal di dekat area makam. “Dulu tahun 90-an juga pernah kejadian, bayi di
desa sebelah mayatnya dicuri, dan penjaga malamnya tak pernah kembali,” lanjutnya
dengan sorot mata serius.

Keesokan harinya, kabar duka datang dari desa sebelah.
Seorang bayi yang baru saja dimakamkan mengalami kejadian serupamakam
terbongkar dan jasad hilang. Penjaga makam juga mengaku melihat temannya, namun
setelah ditelusuri, orang yang dilihat itu sedang tidak berada di lokasi.
Fenomena ini menguatkan dugaan bahwa Penut kini aktif kembali dan telah berani
menampakkan diri dengan lebih terang-terangan. Menurut warga, Penut memiliki
bentuk asli yang menyeramkan berbadan tinggi kurus, kulit kelabu pucat, dan mata
merah menyala. Tapi ia lebih sering menampakkan diri dalam bentuk orang yang
akrab dengan targetnya.

Adam yang mengalami langsung kejadian tersebut mengaku
masih sering mimpi buruk. “Saya mimpi Imron berdiri di ujung ranjang, tapi
matanya hitam semua. Dia bisik: ‘Bukan aku semalam,’” katanya sambil menggigil.
Kibul pun menyatakan hal serupa. Ia merasa terus diawasi sejak kejadian itu,
terutama ketika berada di dekat pekuburan. “Kadang suara bayi nangis dari arah
kuburan, padahal ndak ada siapa-siapa,” tambahnya. Semakin banyak warga yang
percaya bahwa ini bukan hanya kejadian mistis, tapi juga berkaitan dengan
praktik pesugihan.

Desas-desus pun menyebar bahwa Penut bukan bekerja sendiri.
Ada dugaan bahwa pencurian mayat bayi adalah bagian dari ritual pesugihan yang
dilakukan oleh salah satu tokoh berpengaruh di kecamatan tersebut. “Katanya,
harus ada tujuh jabang bayi buat nutup perjanjian,” bisik salah satu warga yang
enggan disebut namanya. Namun tidak ada yang berani menyelidiki lebih lanjut
karena takut menjadi sasaran berikutnya. Hingga kini, makam-makam bayi di desa
itu selalu dijaga, bahkan ada yang dipagari dengan doa-doa dan jimat yang
dipasang oleh para dukun.

Meski sudah bertahun-tahun berlalu, misteri Penut masih
menjadi bahan cerita dan ketakutan tersendiri bagi warga Sedati. Nama Penut
menjadi semacam tabu—tidak boleh disebut sembarangan, terutama saat malam tiba.
Setiap bayi yang meninggal, keluarga pasti akan mencari bantuan warga untuk
menjaga makam. Cerita ini terus hidup, mengakar dalam ingatan warga yang tidak
ingin peristiwa menyeramkan itu terulang. Karena satu hal yang pasti: jika
malam kelima tiba dan seseorang melihat wajah yang dikenalnya namun dengan
sorot mata kosong, sebaiknya segera menjauh—karena bisa jadi itu bukan manusia.

Redaksi Energi Juang News


Baca juga :  Kuntilanak Merah: Sosok Bidan Aborsi yang Tersandera
Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments