Senin, Juni 1, 2026
spot_img
BerandaPerjalananMotoGP Mandalika Membawa Berkah atau Beban NTB?

MotoGP Mandalika Membawa Berkah atau Beban NTB?

Energi Juang News, Lombok Tengah– Ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit kembali menghadirkan euforia besar. Tak hanya soal balapan kelas dunia, acara ini terbukti membawa dampak langsung pada penerbangan dan industri perhotelan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyebut gelaran MotoGP tahun ini sebagai yang terbaik sejak pertama kali digelar di Mandalika. Ia menekankan, okupansi hotel di kawasan Mandalika mencapai 100 persen. Sementara itu, maskapai menambah hingga 44 penerbangan ekstra untuk mengakomodasi lonjakan penonton.

“Ajang ini bukan sekadar lomba motor, tetapi momentum penting mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke dunia,” ujar Maya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Hotel Penuh, Wisata Lokal Panen

Data Dinas Pariwisata NTB mencatat tingkat hunian hotel di Pulau Lombok rata-rata 93 persen sepanjang penyelenggaraan balapan. Kota Mataram mencatat angka 90 persen, sementara kawasan The Mandalika penuh 100 persen.

Lonjakan wisatawan tidak hanya menguntungkan hotel dan transportasi, tetapi juga mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Produk kuliner hingga kerajinan tangan meningkat penjualannya selama periode MotoGP.

Tambahan 44 Penerbangan

Sejumlah maskapai menambah penerbangan langsung ke Lombok. Rinciannya: Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10), AirAsia (8), Wings Air (6), dan Pelita Air (2). Lonjakan ini menegaskan daya tarik Mandalika di mata publik, meski sekaligus menimbulkan tantangan pada kapasitas bandara dan manajemen transportasi.

Mandalika sebagai Sportstainment Tourism

Ketua Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, menyebut kesuksesan ini hasil kolaborasi banyak pihak. Menurutnya, keberhasilan Mandalika mengantongi Homologasi Grade A dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) menegaskan posisi sirkuit ini sejajar dengan lintasan ikonik dunia.

Baca juga :  Abidin Fikri Ungkap Sejarah Tanjung Harapan

“Pencapaian ini bukan hanya kebanggaan Indonesia, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat Lombok dan NTB,” kata Troy.

Berkah Ekonomi, Tantangan Lingkungan

Meski dampak ekonomi nyata, kritik juga muncul. Lonjakan wisatawan membawa tekanan pada infrastruktur, lingkungan, hingga harga akomodasi yang melonjak tajam. Pertanyaan muncul: apakah NTB benar-benar diuntungkan secara berkelanjutan, atau sekadar jadi panggung sementara untuk kepentingan industri balap global?

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments