Energi Juang News, Jakarta– Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan menyerukan konsolidasi nasional untuk memperingati setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan Muhammad Ikram memastikan aliansi mahasiswa akan menggelar demonstrasi besar di Jakarta.
“Saya pastikan teman-teman BEM SI Kerakyatan akan berangkat dan turun aksi,” ujar Ikram, Kamis malam (16/10/2025).
Evaluasi Janji Politik Prabowo-Gibran
BEM SI Kerakyatan menegaskan aksi tersebut bukan sekadar unjuk rasa, melainkan momentum evaluasi terhadap program Kabinet Merah Putih yang dinilai belum sepenuhnya pro-rakyat.
Dalam unggahan di Instagram @bemsi.official, konsolidasi nasional yang digelar 15 Oktober lalu menyoroti apakah visi besar Prabowo-Gibran benar-benar berpihak pada rakyat atau justru menjauh dari semangat demokrasi.
Mahasiswa Waspada Ditunggangi
Koordinator Media BEM SI Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap, menegaskan pihaknya berhati-hati dalam menentukan bentuk aksi. Hal ini mengingat pengalaman ricuh saat gelombang demonstrasi pada akhir Agustus lalu.
“Kami tidak ingin aksi mahasiswa ditunggangi pihak tertentu hingga melahirkan stigma destruktif. Kritik mahasiswa harus substantif dan berpihak pada kepentingan rakyat,” kata Pasha.
Seruan Jaga Demokrasi
Menurut BEM SI Kerakyatan, konsolidasi ini juga menjadi panggilan untuk masyarakat agar ikut menjaga semangat demokrasi dan memastikan arah pembangunan berjalan di jalur keadilan sosial.
“Gerakan mahasiswa harus memberi daya tekan pada pemerintah, mencerminkan intelektual sejati,” tegas Pasha.
Redaksi Energi Juang News



