Energi Juang News Jakarta– Senin (08/12/2025), Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat lonjakan harga cabai rawit merah hingga Rp74.250 per kilogram, sementara telur ayam ras berada di level Rp32.550 per kg pada pukul 09.40 WIB.
Data PIHPS menunjukkan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional ikut merangkak naik, mulai dari bawang merah yang tercatat Rp53.150 per kg hingga bawang putih yang dipatok Rp38.100 per kg.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.250 per kg dan kualitas bawah II Rp13.900 per kg di berbagai pasar tradisional.
Beras kualitas medium I dipasarkan Rp15.700 per kg, sedangkan medium II di angka Rp15.400 per kg sesuai pemantauan harian PIHPS.
Di segmen beras premium, kualitas super I dijual Rp16.600 per kg dan kualitas super II berada sedikit lebih rendah di kisaran Rp16.350 per kg.
PIHPS juga melaporkan harga cabai merah besar sebesar Rp51.550 per kg, cabai merah keriting Rp54.850 per kg, serta cabai rawit hijau Rp56.900 per kg yang ikut menambah tekanan biaya dapur rumah tangga.
Harga daging ayam ras tercatat Rp39.700 per kg, sementara daging sapi kualitas I menyentuh Rp134.000 per kg dan kualitas II berada di level Rp126.900 per kg.
Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium dijual Rp19.700 per kg, sedangkan gula pasir lokal tercatat Rp17.850 per kg di tingkat pedagang eceran.
Minyak goreng curah berada di kisaran Rp19.100 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek I dipatok Rp23.700 per liter dan kemasan bermerek II Rp22.050 per liter.
Rangkaian data ini menegaskan kecenderungan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan strategis yang terus dipantau otoritas, terutama menjelang momen-momen penting ketika permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Redaksi Energi Juang News



