Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisPesawat Antonov Militer Rusia Jatuh saat Uji Terbang, Seluruh Awak Tewas

Pesawat Antonov Militer Rusia Jatuh saat Uji Terbang, Seluruh Awak Tewas

Energi Juang News, Moskwa– Sebuah pesawat angkut militer Antonov AN-22 milik angkatan bersenjata Rusia jatuh di dekat wilayah Ivanovo, timur Moskwa, pada Selasa (9/12/2025) saat melakukan uji terbang setelah perbaikan. Otoritas Rusia menyatakan seluruh awak di dalam pesawat tersebut tewas dalam kecelakaan tersebut.​

Fakta Awal Jatuhnya Pesawat Antonov AN-22 Militer Rusia di Ivanovo

Komite Investigasi Rusia menyampaikan bahwa pesawat itu tengah menjalani uji terbang ketika menghantam kawasan dekat desa Ivankovo di wilayah Ivanovo. Lembaga tersebut telah membuka penyelidikan terkait kepatuhan prosedur persiapan penerbangan sebelum uji coba dilakukan.​

Meski tidak merinci jumlah pasti orang di atas pesawat, laporan awal kantor berita negara menyebutkan bahwa AN-22 itu mengangkut tujuh awak. Seluruh awak dinyatakan tidak selamat setelah tim pencarian menemukan puing-puing pesawat di area jatuhnya pesawat.​

Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan bahwa penerbangan dilakukan setelah pesawat menjalani perbaikan dan berada dalam tahap uji terbang. Mereka juga memastikan pesawat jatuh di daerah yang tidak berpenghuni sehingga tidak menimbulkan korban di darat.​

Baca juga : Rusia Ingatkan Potensi Perang Nuklir Sekaligus Tuduh Ukraina

Tim pencarian dan penyelamatan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengamankan area dan mencari jenazah para awak. Otoritas penerbangan militer Rusia juga mengumpulkan data penerbangan dan kesaksian untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.​

Proses Penyelidikan Penyebab Kecelakaan dan Operasi Pencarian Awak

Antonov AN-22 dikenal sebagai pesawat kargo berkapasitas besar yang sudah dioperasikan sejak era Uni Soviet pada 1960-an. Pesawat ini digunakan untuk mengangkut logistik militer jarak jauh serta mendukung berbagai operasi angkatan bersenjata Rusia.​

Wilayah Ivanovo berada sekitar 200 kilometer di timur laut Moskwa dan sering menjadi lokasi aktivitas penerbangan militer, termasuk uji terbang. Hingga kini belum ada indikasi resmi bahwa kecelakaan tersebut terkait dengan operasi militer Rusia di Ukraina atau aksi sabotase.​

Dalam beberapa tahun terakhir, insiden yang melibatkan peralatan dan transportasi militer Rusia dilaporkan terjadi lebih sering seiring tingginya intensitas aktivitas militer negara itu. Pemerintah Rusia menghadapi sorotan terkait standar keselamatan dan pemeliharaan armada militernya.​

Kecelakaan terbaru AN-22 ini menambah daftar panjang jatuhnya pesawat militer Rusia dan menimbulkan pertanyaan baru tentang kelayakan pesawat tua dalam operasi intensif. Publik internasional menanti hasil penyelidikan resmi untuk memastikan penyebab teknis maupun faktor lain yang memicu tragedi tersebut.​

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments