Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaSainsHujan Meteor Geminid Capai Puncaknya, Bagaimana Cara Melihatnya?

Hujan Meteor Geminid Capai Puncaknya, Bagaimana Cara Melihatnya?

Energi Juang News, Jakarta- Fenomena hujan meteor Geminid diperkirakan mencapai puncaknya pada Desember 2025. Kemungkinan hingga 120 meteor akan jatuh dalam satu jam, pada sekali periode hujan.

Hujan meteor Geminid sebenarnya berlangsung sepanjang bulan Desember, yakni pada tanggal 4 hingga 20 Desember 2025. Namun, ketika puncak hujan meteor ini terjadi, jumlah meteor yang dapat dilihat dari Bumi akan meningkat.

Hal itu membuat fenomena tersebut lebih mudah disaksikan dari waktu-waktu lainnya.

Selain itu, pada periode puncak hujan meteor Geminid, manusia di Bumi tidak memerlukan alat khusus atau keahlian tertentu untuk menyaksikan fenomena astronomi ini.

Apabila langit malam tengah cerah tak berawan ketika puncak hujan meteor Geminid berlangsung, fenomena ini akan menampilkan jejak cahaya memanjang di langit.

Fenomena ini tergolong unik karena hujan meteor Geminid tidak berasal dari komet, melainkan berasal dari asteroid bernama 3200 Phaethon.

Dikutip dari laman resmi Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika (NASA), periode puncak hujan meteor Geminid berlangsung pada 13-14 Desember 2025, tergantung zona waktunya.

Untuk wilayah Indonesia, puncak hujan meteor Geminid terjadi pada 14-15 Desember 2025 atau akhir pekan ini.

Sebenarnya, hujan meteor Geminid berlangsung hampir sepanjang 24 jam. Namun, waktu terbaik untuk menyaksikan fenomena astronomi ini adalah sekitar pukul 21.00 hingga 22.00.

Baca juga : Bersiap! Puncak Musim Hujan Akan Berlangsung Lama

Meskipun hujan meteor Geminid dapat disaksikan tanpa alat khusus atau keahlian tertentu, namun ada sejumlah cara untuk memaksimalkan mata manusia ketika menyaksikan fenomena astronomi ini.

Cara Menyaksikan Puncak Hujan Meteor Geminid 2025

Perhatikan tips-tips berikut

1.Jauhi Lampu Kota
Pertama, hal yang perlu diperhatikan untuk menyaksikan hujan meteor ini adalah lokasi pengamatannya. Sebaiknya, pengamatan dilakukan di tempat yang jauh dari lampu kota.

Hal ini berguna agar pandangan kita tidak terhalang oleh cahaya lampu kota atau lampu jalan.

2. Mata Harus Beradaptasi
Sebelum mulai mengamati hujan meteor Geminid, mata manusia perlu terlebih dahulu beradaptasi dengan kegelapan.

Proses adaptasi ini dapat dilakukan dengan berdiam diri dalam kegelapan malam sekitar 15-20 menit. Dengan demikian, mata akan terbiasa melihat dalam kegelapan dan lebih sensitif untuk mengidentifikasi titik-titik berbinar di langit.

3. Menyaksikan dengan Sabar
Ketika menyaksikan hujan meteor Geminid, sabarlah untuk menunggu meteor terlihat oleh mata.

Jika beberapa menit belum bisa menemukan meteor berjatuhan di langit, bersabarlah karena waktu yang dimiliki untuk menyaksikan hujan meteor Geminid cukup panjang.

Puncak hujan meteor Geminid diprakirakan terjadi sepanjang malam hingga menjelang fajar menyingsing dari arah timur.

Lokasi hujan meteor Geminid sendiri berada di sekitaran rasi bintang Gemini, di antara rasi bintang Taurus di barat dan rasi bintang Cancer di timur.

4. Berpakaian yang Nyaman
Periode puncak hujan meteor Geminid terjadi pada malam hari dan lokasi terbaik untuk menyaksikannya adalah di tempat yang jauh dari paparan sinar lampu kota.

Kondisi itu membuat siapapun yang ingin menyaksikan fenomena langit ini untuk bersiap. Setidaknya, gunakan pakaian yang hangat agar tidak kedinginan akibat angin malam.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments