Energi Juang News, Jakarta- Volatilitas pada perdagangan saham dialami PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Selasa, 6 Januari 2025.
Volatilitas itu menghasilkan data-data faktual terkait pergerakan harga dan aksi korporasi terkini. Berikut rangkuman data-data itu, sebagaimana tercatat dalam data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ajaib Sekuritas mencatat saham BUMI bergerak fluktuatif dengan rincian data numerik sebagai berikut:
• Harga Pembukaan (open): Rp480 per saham (naik 3,45 persen dari penutupan sebelumnya).
• Level Tertinggi (high): Rp480 per saham (dicapai pada pukul 09.30 WIB).
• Level Terendah (low): Rp460 per saham.
• Posisi Sesi Siang: Terkoreksi 0,86 persen ke level Rp460.
• Rentang Pergerakan: Rp460-Rp480.
Pergerakan harga saham BUMI terjadi beriringan dengan keterbukaan informasi terkait penyelesaian akuisisi Jubilee Metals Limited (JML). Berikut rincian angkanya:
• Objek Akuisisi: Jubilee Metals Limited (JML), perusahaan tambang emas di Northern Queensland, Australia.
• Tanggal Penyelesaian: 18 Desember 2025.
• Jumlah Saham Baru: 3.312.632 lembar saham JML diambil bagian oleh BUMI.
• Nilai Transaksi: AUD31.470.004 (sekitar Rp346,93 miliar).
• Total Kepemilikan: BUMI kini menguasai 64,98 persen saham JML.
Data perdagangan juga mencatat aktivitas investor asing pada saham BUMI hari ini:
• Posisi: Net Sell (Jual Bersih).
• Volume Lepas: Tercatat investor asing melepas kepemilikan di sesi I saat harga menyentuh level tinggi, menekan harga kembali ke zona merah di Rp460.
Redaksi Energi Juang News



