Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
BerandaInternasionalMemanas Lagi, Jepang Tangkap Kapal China di Laut Nagasaki

Memanas Lagi, Jepang Tangkap Kapal China di Laut Nagasaki

Energi Juang News, Tokyo— Sebuah insiden laut kembali mengguncang hubungan Jepang dan China. Otoritas Jepang menangkap satu kapal penangkap ikan asal China di perairan Nagasaki pada Kamis (12/2) waktu setempat.

Ketegangan Semakin Meningkat

Penahanan kapal tersebut datang hanya tiga bulan setelah pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, yang menegaskan kemungkinan intervensi militer bila China memakai kekuatan untuk merebut Taiwan. Ucapan itu langsung memicu reaksi keras Beijing, membuat hubungan kedua negara memanas kembali.

Kronologi Penangkapan Kapal

“Kapten kapal diperintahkan untuk berhenti agar diperiksa oleh inspektur perikanan, tetapi kapal tersebut gagal mematuhinya dan melarikan diri,” ungkap pernyataan Badan Perikanan Jepang, dikutip dari AFP, Jumat (13/2/2026).

Baca juga : CIA Pancing Perwira China Jadi Informan

“Akibatnya, kapten kapal itu ditangkap pada hari yang sama,” lanjut pernyataan tersebut.

Kapten yang ditahan diketahui bernama Zhen Nianli, berusia 47 tahun, warga negara China. Sementara itu, status sepuluh anak buah kapal lainnya di atas kapal Qiong Dong Yu belum dapat dipastikan.

Lokasi dan Alasan Penindakan

Menurut pemerintah Jepang, kapal tersebut ditemukan beroperasi di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang, sekitar 89,4 mil laut atau 166 kilometer di selatan-barat daya Pulau Meshima, Kepulauan Goto wilayah yang tidak termasuk sengketa teritorial.

“Untuk mencegah operasi penangkapan ikan secara ilegal oleh kapal-kapal asing, kami akan terus mengambil tindakan tegas dan melakukan penegakan hukum di laut,” tegas Minoru Kihara, juru bicara Pemerintah Jepang.

Reaksi dan Dampak Diplomatik

Hingga saat ini, Beijing belum memberikan komentar resmi terkait penyitaan tersebut. Peristiwa ini menjadi yang pertama sejak 2022, ketika Jepang terakhir kali menangkap kapal penangkap ikan asal China.

Kedua negara memang memiliki riwayat ketegangan panjang di wilayah Kepulauan Senkaku, yang disebut Diaoyu oleh China. Insiden serupa juga pernah mengguncang pada tahun 2010, ketika penangkapan kapten kapal China di Laut China Timur menimbulkan krisis diplomatik besar antara Tokyo dan Beijing.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments