Minggu, April 19, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisPurbaya Yudhi Sadewa Belum Tahu Isu Defisit APBN

Purbaya Yudhi Sadewa Belum Tahu Isu Defisit APBN

Energi Juang News, Jakarta- Kabar mengenai kemungkinan perubahan ruang fiskal pemerintah mencuat di tengah tekanan global. Otoritas keuangan menegaskan masih fokus menjaga stabilitas ekonomi dan kehati-hatian kebijakan.

Purbaya Yudhi Sadewa Respons Isu Pelebaran Defisit

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui adanya rencana pemerintah menaikkan batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di atas 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Saya belum tahu, masih dipikirin kali,” ujar Purbaya saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Baca juga : Harga Minyak Bisa Tembus US$92, Purbaya: Defisit APBN Berpotensi Lewati Batas 3 Persen

Ia menegaskan, kementeriannya rutin menghitung dampak berbagai faktor eksternal, termasuk kenaikan harga minyak dunia, terhadap kondisi APBN. Perhitungan tersebut menjadi dasar jika pemerintah perlu mengambil keputusan strategis.

Menurut dia, kebijakan fiskal hingga kini tetap dijalankan secara prudent atau hati-hati.

Perbandingan Defisit Indonesia dengan Negara Lain

Purbaya menyebutkan batas defisit Indonesia masih relatif rendah dibanding sejumlah negara di kawasan. Hanya sedikit negara yang mampu menjaga defisit di bawah 3 persen terhadap PDB.

Ia mencontohkan Vietnam dan India sebagai negara yang defisit anggarannya sudah melampaui batas tersebut. Meski begitu, ia menegaskan pemerintah tetap mempertimbangkan berbagai risiko sebelum menentukan arah kebijakan.

Siap Jalankan Arahan Presiden dan DPR

Purbaya menyatakan akan menjalankan keputusan bila Presiden Prabowo Subianto dan DPR menyetujui pelebaran defisit.

“Kalau perintah, kami jalankan. Saya ini tangan presiden,” katanya.

Data Kementerian Keuangan mencatat defisit APBN mencapai Rp 135,7 triliun hingga akhir Februari 2026. Angka ini meningkat 324,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai tersebut setara 0,53 persen terhadap PDB.

Baca juga :  Ada China Dibalik Berdirinya Bandara IMIP Morowali

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments