Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisTarif Baru Trump Berpotensi Meningkatkan Harga iPhone Secara Signifikan

Tarif Baru Trump Berpotensi Meningkatkan Harga iPhone Secara Signifikan

Energi Juang News, Jakarta- Kebijakan tarif impor terbaru yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berpotensi menyebabkan lonjakan harga produk Apple, khususnya iPhone, di pasar global.

Tarif sebesar 54% yang dikenakan pada impor dari China dan 46% pada impor dari Vietnam diperkirakan akan meningkatkan biaya produksi Apple secara signifikan.

Analis dari Rosenblatt Securities, Barton Crockett, memperkirakan bahwa Apple dapat menghadapi biaya tambahan hingga US$40 miliar akibat tarif ini. “Perusahaan harus memutuskan apakah akan menyerap biaya tambahan ini atau membebankannya kepada konsumen,” kata Crockett.

Jika Apple memutuskan untuk membebankan biaya tersebut kepada konsumen, harga iPhone diperkirakan akan naik sekitar 40%.

Dan Ives, analis dari Wedbush Securities, menyatakan bahwa model dasar iPhone 16 yang saat ini dijual seharga US$799 dapat meningkat menjadi sekitar US$1.142, sementara iPhone 16 Pro Max yang saat ini seharga US$1.599 bisa melonjak hingga hampir US$2.300.

Upaya untuk memindahkan produksi ke Amerika Serikat tampaknya tidak feasible dalam jangka pendek. Crockett mencatat bahwa produksi iPhone di AS dapat meningkatkan biaya produksi per unit hingga US$3.500.

Selain itu, China telah memberlakukan tarif balasan sebesar 34% pada impor dari AS, yang semakin memperumit situasi bagi Apple di pasar China, di mana mereka sudah menghadapi persaingan ketat dari merek lokal.

Akibat pengumuman tarif ini, saham Apple mengalami penurunan lebih dari 8%, menandai penurunan harian terbesar dalam lima tahun terakhir.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments