Jumat, April 17, 2026
spot_img
BerandaDaerahDaerah Khusus JakartaArus Balik Menggila, 1,7 Juta Kendaraan ke Jabodetabek

Arus Balik Menggila, 1,7 Juta Kendaraan ke Jabodetabek

Energi Juang News, Jakarta- Lonjakan kendaraan yang kembali menuju kawasan Jabodetabek terus terjadi pada masa arus balik libur Idul Fitri tahun ini. Data terbaru menunjukkan jutaan kendaraan sudah melintasi jalur tol utama menuju ibu kota dan sekitarnya.

Lebih dari Setengah Target Kendaraan Sudah Kembali

Sebanyak 1.702.500 kendaraan atau sekitar 1,7 juta unit tercatat masuk ke wilayah Jabodetabek selama periode H-10 hingga H+2 libur Idul Fitri 1447 H/2026 atau 11–23 Maret 2026. Pergerakan ini terjadi melalui jaringan jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa angka tersebut sudah mencapai 50,16 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali hingga akhir Maret.

Arus kendaraan itu merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama. Jalur tersebut meliputi GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, GT Kalihurip Utama dari arah Bandung, GT Cikupa dari arah Merak, serta GT Ciawi dari arah Puncak.

Arah Timur Masih Mendominasi

Kendaraan dari arah timur menjadi penyumbang terbesar arus balik. Totalnya mencapai 696.748 kendaraan atau sekitar 40,9 persen.

Secara rinci, kendaraan yang melintas melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 309.156 unit. Angka ini turun 15,2 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Sementara itu, kendaraan dari arah Bandung yang melintas melalui GT Kalihurip Utama mencapai 387.592 unit. Jumlah tersebut lebih rendah 7,1 persen dibandingkan kondisi normal.

Jika digabungkan, arus dari arah timur masih berada 10,9 persen di bawah volume lalu lintas normal.

Arus dari Barat dan Selatan Ikut Menguat

Dari arah barat, kendaraan yang kembali melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 568.159 unit atau turun 4,9 persen dibandingkan kondisi normal.

Baca juga :  Adu Banteng di Jalur Langit Cipulir, 23 Penumpang Transjakarta Terluka!

Sedangkan kendaraan dari arah selatan yang melintas GT Ciawi mencapai 437.593 unit. Jumlah ini lebih rendah 5,6 persen dari lalu lintas normal.

Baca juga : Wisatawan Gembira Loka Tembus 11 Ribu per Hari

Meski demikian, tren peningkatan mulai terlihat sejak H+2 Lebaran 2026. “Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” kata Rivan.

Lonjakan Tajam Terjadi pada H+2 Lebaran

Pada Senin, 23 Maret 2026, jumlah kendaraan yang masuk ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 225.293 unit. Angka ini melonjak 73,7 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 129.695 kendaraan.

Kenaikan paling signifikan terjadi di GT Cikampek Utama. Volume kendaraan di titik ini mencapai 75.837 unit atau naik 197,7 persen dari kondisi normal.

Menghadapi situasi tersebut, Jasa Marga memperkuat layanan di sejumlah ruas tol utama. Perusahaan mengoptimalkan operasional gardu tol, menyiagakan armada layanan jalan tol, serta menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional sesuai diskresi kepolisian.

Strategi Antisipasi Kepadatan Arus Balik

Selain penguatan layanan, jalur fungsional juga disiapkan untuk membantu distribusi kendaraan. Petugas pun disiagakan selama 24 jam guna memastikan kelancaran arus balik.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan mempersiapkan perjalanan dengan matang. Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan prima serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

“Untuk memperoleh informasi lalu lintas dan membantu perencanaan perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Travoy dan menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 133,” kata Rivan.

Bagi masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu, perjalanan kembali ke Jabodetabek disarankan dilakukan saat kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan pada puncak arus balik.

Baca juga :  Pramono Anung Tegas Tolak Atlet Israel: Jangan Biarkan Jakarta Jadi Pemicu Amarah Rakyat

Selain itu, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga Group dengan skema perjalanan menerus.

Rivan berharap kebijakan tersebut dapat membantu mendistribusikan volume kendaraan secara lebih merata. “Melalui perencanaan perjalanan yang matang oleh pengguna jalan dan penguatan kolaborasi bersama pemangku kepentingan terkait, diharapkan perjalanan periode arus balik ini berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan,” tuturnya.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments