Energi Juang News, Lamongan— Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Lamongan pada Selasa (31/3/2026).
Dalam pemaparannya, Gus Falah menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus tetap kokoh berpegang pada nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika global yang kian tidak menentu. Menurutnya, meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia berpotensi menimbulkan krisis yang dapat berdampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap Indonesia.
“Di tengah potensi krisis akibat konflik geopolitik global, bangsa Indonesia, termasuk masyarakat Lamongan, harus tetap menjadikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Gus Falah.
Pancasila sebagai Penopang Indonesia di Tengah Krisis dan Ketegangan Geopolitik Global
Ia menjelaskan, Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi yang telah terbukti mampu menjaga persatuan dan ketahanan nasional Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.
Empat Pilar Kebangsaan dan Pentingnya Implementasi Nilai Persatuan serta Gotong Royong
Lebih lanjut, Gus Falah mengingatkan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga toleransi, persatuan, dan semangat gotong royong.
Baca juga : Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Gus Falah: Pancasila Ideologi Pemersatu Warga
“Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi panduan dalam bersikap dan bertindak. Dengan begitu, kita bisa menjaga keutuhan bangsa di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Redaksi Energi Juang News



