Energi Juang News, Jakarta- Deportivo Alaves meraih kemenangan penting saat menjamu Barcelona di Estadio de Mendizorroza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Tim tuan rumah menang tipis 1-0 atas juara LaLiga musim ini dan membuka peluang besar untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Hasil tersebut sekaligus memutus catatan buruk Alaves yang tidak pernah menang atas Barcelona dalam delapan tahun terakhir. Tambahan tiga poin juga membawa mereka keluar dari zona degradasi.
Alaves Keluar dari Zona Degradasi
Kemenangan atas Barcelona membuat Alaves naik ke posisi ke-15 klasemen sementara LaLiga dengan koleksi 40 poin. Mereka kini menyisakan dua pertandingan untuk memastikan tempat di LaLiga musim depan.
Selain itu, Alaves juga mencatat clean sheet pertama mereka dalam 21 laga liga musim ini. Penampilan disiplin lini belakang menjadi faktor utama keberhasilan tim tuan rumah mengamankan kemenangan.
Pelatih Alaves menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil kerja keras seluruh pemain. Menurut dia, timnya tampil penuh determinasi demi menjaga peluang bertahan di LaLiga.
Rotasi Besar Barcelona Tak Berbuah Manis
Barcelona yang sudah memastikan gelar juara tampil dengan banyak perubahan dalam susunan pemain. Pelatih Hansi Flick melakukan delapan rotasi, termasuk memberi kesempatan debut kepada bek muda jebolan La Masia, Alvaro Cortes.
Wojciech Szczesny juga dipercaya mengawal gawang menggantikan Joan Garcia. Meski mendominasi penguasaan bola sejak awal laga, Barcelona kesulitan membongkar pertahanan rapat Alaves.
Marcus Rashford sempat mendapat peluang pada menit-menit awal, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol. Barcelona bahkan menguasai bola hingga 75 persen dalam 30 menit pertama, namun minim peluang bersih.
Flick mengakui timnya kesulitan menghadapi organisasi pertahanan Alaves yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Gol Diabate Hentikan Rekor Barcelona
Gol tunggal Alaves lahir pada injury time babak pertama melalui Ibrahim Diabate. Situasi bermula dari sepak pojok yang sempat dibuang Marcus Rashford. Bola kemudian disundul kembali oleh Antonio Blanco dan jatuh di depan Diabate.
Tanpa kawalan ketat, Diabate langsung melepaskan tendangan voli jarak dekat yang gagal dihentikan Szczesny.
Memasuki babak kedua, Alaves memilih bermain lebih defensif dengan menumpuk pemain di lini belakang. Strategi itu sukses meredam tekanan Barcelona hingga peluit akhir dibunyikan.
Kekalahan ini menghentikan rekor 11 kemenangan beruntun Barcelona di LaLiga. Tim asuhan Hansi Flick juga gagal menjaga peluang menembus 100 poin musim ini setelah baru mengumpulkan 91 poin dari 36 pertandingan.
Flick tetap mengapresiasi perjalanan timnya sepanjang musim meski harus menelan kekalahan dari Alaves.
Redaksi Energi Juang News



